Wali Kota imbau pengusaha di Batam bantu tanggulangi COVID-19
Selasa, 21 April 2020 16:13 WIB
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menerima bantuan sembako dari PT ATB yang akan disalurkan untuk warga terdampak COVID-19 (Dok Pemkot Batam)
Batam (ANTARA) - Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengimbau seluruh manajemen perusahaan yang beroperasi di kota setempat ikut bersama pemerintah membantu menanggulangi COVID-19.
"Mari kita bersatu, bahu membahu dan bergandengan tangan dalam menghadapi wabah ini," kata Wali Kota, Selasa.
Ia berharap perusahaan menggunakan dana tanggung jawab perusahaannya untuk membantu pemerintah menyelesaikan COVID-19.
Baca juga: Pemda Natuna imbau warga beribadah sunah Ramadhan di rumah
Bantuan yang dibutuhkan saat ini adalah bantuan pangan untuk warga yang terdampak COVID-19, kebijakan tetap di rumah dan jaga jarak bisa dijalankan dengan baik.
Pemkot saat ini membutuhkan sekitar 1.000 hingga 1.500 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengingatkan agar warga mematuhi kebijakan tetap berada di rumah demi memutus mata rantai penularan COVID-19.
Sementara itu, perusahaan air PT Adhya Tirta Batam menyerahkan bantuan 3.000 paket sembako untuk disalurkan kepada warga terdampak COVID-19.
Baca juga: Kepri pesan spesimen reagen untuk uji swab metode PCR
Human Capital Development ATB, Sudarsono menyatakan bantuan itu bagian dari CSR ATB Peduli. Setiap paket terdiri dari 5 Kg beras, 1 kg gula dan 1,8 liter minyak goreng.
"Bantuan yang kita berikan mudah-mudahan bisa dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata dia.
Sementara itu, pemerintah setempat akan membagikan sembako gratis untuk warga terdampak COVID-19 selama 6 bulan, sejak Mei 2020. Bantuan itu diberikan Pemkot Batam untuk 2 bulan pertama, BP Kawasan Batam untuk 2 bulan selanjutnya dan Pemprov Kepri pada 2 bulan terakhir.
Bantuan itu diberikan kepada lebih dari 200.000 kepala keluarga terdampak yang didata Dinas Sosial.
"Mari kita bersatu, bahu membahu dan bergandengan tangan dalam menghadapi wabah ini," kata Wali Kota, Selasa.
Ia berharap perusahaan menggunakan dana tanggung jawab perusahaannya untuk membantu pemerintah menyelesaikan COVID-19.
Baca juga: Pemda Natuna imbau warga beribadah sunah Ramadhan di rumah
Bantuan yang dibutuhkan saat ini adalah bantuan pangan untuk warga yang terdampak COVID-19, kebijakan tetap di rumah dan jaga jarak bisa dijalankan dengan baik.
Pemkot saat ini membutuhkan sekitar 1.000 hingga 1.500 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengingatkan agar warga mematuhi kebijakan tetap berada di rumah demi memutus mata rantai penularan COVID-19.
Sementara itu, perusahaan air PT Adhya Tirta Batam menyerahkan bantuan 3.000 paket sembako untuk disalurkan kepada warga terdampak COVID-19.
Baca juga: Kepri pesan spesimen reagen untuk uji swab metode PCR
Human Capital Development ATB, Sudarsono menyatakan bantuan itu bagian dari CSR ATB Peduli. Setiap paket terdiri dari 5 Kg beras, 1 kg gula dan 1,8 liter minyak goreng.
"Bantuan yang kita berikan mudah-mudahan bisa dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata dia.
Sementara itu, pemerintah setempat akan membagikan sembako gratis untuk warga terdampak COVID-19 selama 6 bulan, sejak Mei 2020. Bantuan itu diberikan Pemkot Batam untuk 2 bulan pertama, BP Kawasan Batam untuk 2 bulan selanjutnya dan Pemprov Kepri pada 2 bulan terakhir.
Bantuan itu diberikan kepada lebih dari 200.000 kepala keluarga terdampak yang didata Dinas Sosial.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reisa minta keuarga pastikan lansia sehat sebelum akses vaksin booster kedua
12 December 2022 20:29 WIB, 2022
Pemkot Batam miliki stok vaksin COVID-19 penguat jenis Pfizer 1.596 dosis
14 November 2022 17:12 WIB, 2022
Satgas Penanganan COVID-19 Kepri minta pemerintah pusat tambah vaksin
22 September 2022 19:21 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Perum Bulog proses pembangunan infrastruktur pascapanen di Natuna perkuat ketahanan pangan
16 February 2026 13:45 WIB