Nelayan berperan penting perkuat pangan dan ekonomi desa
Jumat, 10 Juli 2020 13:38 WIB
Wakil Menteri Desa Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi (ANTARA/HO- Dok pri)
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi mengatakan nelayan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi di desa.
"Peran nelayan dan hasil perikanan sangat penting meningkatkan ekonomi, juga gizi rakyat, terutama di masa pandemi COVID-19,” kata Wamendes dalam perjalanan menuju Pantai Bahagia, Jumat pagi.
Ia mengatakan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat nelayan tidak tergantung barang impor dan terus bergerak bahkan di tengah pandemi COVID-19.
Pasokan hasil laut juga terus mengalir ketika masyarakat, terutama di perkotaan, membatasi kegiatan di luar rumah untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19.
Menurut Budi Arie, peran nelayan sangat penting bagi kemandirian pangan masyarakat melalui penyediaan bahan pangan berkualitas.
Oleh karena itu, perjuangan para nelayan perlu diapresiasi dengan dukungan penuh dari Kemendes PDTT.
Wamendes PDTT menyampaikan apresiasi dan dukungan tersebut dalam kunjungan kerjanya ke desa nelayan di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, setelah sebelumnya juga menyambangi sejumlah desa kawasan pertanian.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendes juga dijadwalkan akan mengunjungi tempat pelelangan ikan, melihat bisnis produk hasil laut yang dikelola BUMDes, serta penangkaran Lutung Jawa.
“Saya juga akan melihat-lihat Empang Jokowi di kawasan Pantai Bahagia,” ujarnya.
Selain itu, Wamendes Budi Arie juga bergantian mengunjungi sejumlah desa di Jawa Barat untuk melihat kegiatan yang produktif dan melihat pemanfaatan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di daerah tersebut.
"Peran nelayan dan hasil perikanan sangat penting meningkatkan ekonomi, juga gizi rakyat, terutama di masa pandemi COVID-19,” kata Wamendes dalam perjalanan menuju Pantai Bahagia, Jumat pagi.
Ia mengatakan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat nelayan tidak tergantung barang impor dan terus bergerak bahkan di tengah pandemi COVID-19.
Pasokan hasil laut juga terus mengalir ketika masyarakat, terutama di perkotaan, membatasi kegiatan di luar rumah untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19.
Menurut Budi Arie, peran nelayan sangat penting bagi kemandirian pangan masyarakat melalui penyediaan bahan pangan berkualitas.
Oleh karena itu, perjuangan para nelayan perlu diapresiasi dengan dukungan penuh dari Kemendes PDTT.
Wamendes PDTT menyampaikan apresiasi dan dukungan tersebut dalam kunjungan kerjanya ke desa nelayan di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, setelah sebelumnya juga menyambangi sejumlah desa kawasan pertanian.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendes juga dijadwalkan akan mengunjungi tempat pelelangan ikan, melihat bisnis produk hasil laut yang dikelola BUMDes, serta penangkaran Lutung Jawa.
“Saya juga akan melihat-lihat Empang Jokowi di kawasan Pantai Bahagia,” ujarnya.
Selain itu, Wamendes Budi Arie juga bergantian mengunjungi sejumlah desa di Jawa Barat untuk melihat kegiatan yang produktif dan melihat pemanfaatan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di daerah tersebut.
Pewarta : Katriana
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendes PDTT ajak warga Kepri jaga kelestarian budaya di Pulau Penyengat
03 February 2023 9:28 WIB, 2023
Digitalisasi desa jadi program prioritas Kementrian Desa PDTT pada 2021
23 October 2020 6:02 WIB, 2020
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB