Jasa Raharja dan BP Batam jaga hutan lindung dengan penghijauan
Jumat, 27 November 2020 13:17 WIB
Penanam pohon Jasa Raharja bersama dengan BP Batam (HO/Jasa Raharja)
Batam (ANTARA) - PT. Jasa Raharja di Batam bekerjasama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan kegiatan penghijauan di hutan lindung dan hutan konservasi yang ada di Kota Batam, untuk menjaga dan merawat karena hutan lindung tersebut merupakan jantung ketersediaan sumber air di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Ada sejumlah titik hutan lindung dan hutan konservasi di Batam yang rusak akibat tangan tangan yang tidak bertanggung jawab, untuk PT. Jasa Raharja dan BP Batam merasa terpanggil untuk melakukan rehabilitasi dengan menanan pohon di area Waduk Duriangkang sebanyak 500 pohon berbagai jenis.
Diantaranya, Mahoni, Sengon dan Pulai, dengan tema “Jasa Raharja Hijaukan Alam Untuk Negeri” kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari jadi ke 60 PT. Jasa Raharja yang jatuh pada tanggal 1 Januari 2021 mendatang yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Provinsi Kepri Tamrin Silalahi yang diwakili oleh Kepala Unit Operasional dan Humas Masna Firles yang didampingi oleh Harry Wahyotomo Santoso, sebagai Kepala Unit Keuangan, Akuntasi dan Program Bina Lingkungan, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut bukan baru pertama kali dilaksanakan oleh PT. Jasa Raharja Kepualauan Riau.
Pada Oktober 2020 kemarin, Jasa Raharja menanam sebanyak 3000 bibit pohon mangrove di Pulau Sepadan Desa Tanjung Penarik, Kecamatan Sagulung, Kota Batam dengan menggandeng Koperasi Elang Laut Barelang, selaku pengelola kawasan wisata Barelang Jembatan I.
Kemudian pada bulan Februari 2020, juga telah ditanam sebanyak 100 bibit pohon Mangrove di Desa Wisata Kampung Terih, Kecamatan Nongsa.
"Reboisasi memang menjadi hal sangat penting dilakukan selain untuk menjaga lingkungan tetap lestari, ini juga akan menimbulkan dampak postif bagi kelangsungan waduk yang menjadi jantung ketersediaan air di Batam," sebutnya.
Sementara itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Oktavidwin Tambunan yang diwakili oleh General Manager Sumber Daya Air, Limbah dan Lingkungan BP Batam Ibrahim Koto, mengaku sangat menyambut baik program Jasa Raharja yang telah peduli terhadap lingkungan sekitar. Untuk itu BP Batam mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pihak Jasa Raharja.
"Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut dan menjadi contoh, agar dapat diikuti dengan instansi lainnya, serta menimbulkan rasa kepedulian masyarakat sehingga perduli lagi dalam menjaga lingkungan, khusunya menjaga kelangsungan daerah resapan air di Kota Batam," ujarnya.
Ada sejumlah titik hutan lindung dan hutan konservasi di Batam yang rusak akibat tangan tangan yang tidak bertanggung jawab, untuk PT. Jasa Raharja dan BP Batam merasa terpanggil untuk melakukan rehabilitasi dengan menanan pohon di area Waduk Duriangkang sebanyak 500 pohon berbagai jenis.
Diantaranya, Mahoni, Sengon dan Pulai, dengan tema “Jasa Raharja Hijaukan Alam Untuk Negeri” kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari jadi ke 60 PT. Jasa Raharja yang jatuh pada tanggal 1 Januari 2021 mendatang yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Provinsi Kepri Tamrin Silalahi yang diwakili oleh Kepala Unit Operasional dan Humas Masna Firles yang didampingi oleh Harry Wahyotomo Santoso, sebagai Kepala Unit Keuangan, Akuntasi dan Program Bina Lingkungan, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut bukan baru pertama kali dilaksanakan oleh PT. Jasa Raharja Kepualauan Riau.
Pada Oktober 2020 kemarin, Jasa Raharja menanam sebanyak 3000 bibit pohon mangrove di Pulau Sepadan Desa Tanjung Penarik, Kecamatan Sagulung, Kota Batam dengan menggandeng Koperasi Elang Laut Barelang, selaku pengelola kawasan wisata Barelang Jembatan I.
Kemudian pada bulan Februari 2020, juga telah ditanam sebanyak 100 bibit pohon Mangrove di Desa Wisata Kampung Terih, Kecamatan Nongsa.
"Reboisasi memang menjadi hal sangat penting dilakukan selain untuk menjaga lingkungan tetap lestari, ini juga akan menimbulkan dampak postif bagi kelangsungan waduk yang menjadi jantung ketersediaan air di Batam," sebutnya.
Sementara itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Oktavidwin Tambunan yang diwakili oleh General Manager Sumber Daya Air, Limbah dan Lingkungan BP Batam Ibrahim Koto, mengaku sangat menyambut baik program Jasa Raharja yang telah peduli terhadap lingkungan sekitar. Untuk itu BP Batam mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pihak Jasa Raharja.
"Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut dan menjadi contoh, agar dapat diikuti dengan instansi lainnya, serta menimbulkan rasa kepedulian masyarakat sehingga perduli lagi dalam menjaga lingkungan, khusunya menjaga kelangsungan daerah resapan air di Kota Batam," ujarnya.
Pewarta : Rilis Jasa Raharja
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasa Raharja: Operasi Zebra tingkatkan kesadaran tertib berlalu lintas
15 October 2024 6:19 WIB, 2024
Jasa Raharja pastikan bus Mudik Gratis BUMN 2024 sudah penuhi standar keselamatan
05 April 2024 12:11 WIB, 2024
Jasa Raharja Tanjungpinang bayar santunan sebesar Rp4,2 miliar sepanjang 2023
06 January 2024 19:44 WIB, 2024
Jasa Raharja Tanjungpinang bayar klaim santunan kecelakaan Rp3,2 miliar
02 November 2023 15:52 WIB, 2023
Jasa Raharja serahkan Rp50 juta ke ahli waris korban kapal Evelyn Calisca
29 April 2023 16:51 WIB, 2023
Jasa Raharja Riau serahkan Rp150 juta santunan korban kapal Evelyn Calisca
29 April 2023 12:42 WIB, 2023