Nelayan temukan mayat tersangkut di bakau Pulau Karimun Anak

id karimun, mayat, pulau karimun anak

Nelayan temukan mayat tersangkut di bakau Pulau Karimun Anak

Temuan mayat yang tersangjut di bakau pulau terluar sedang dievakuasi petugas. Foto Antara Kepri/Elhadif Putra.

Karimun (ANTARA) - Tiga orang nelayan yang sedang mencari udang  di pesisir Pulau Karimun Anak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin, menemukan se sosok mayat yang tersangkut di bakau.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh tiga nelayan bernama Bujang (28), Rudi (36) dan Aji (24), sekira pukul 10.30 WIB.

Mereka berada di hutan bakau Pulau Karimun Anak  yang merupakan pulau terluar NKRI di wilayah Kabupaten Karimun, untuk menombak udang dan mengumpulkan barang bekas yang dihanyutkan arus laut.

Tiba-tiba Bujang dan rekan-rekannya mencium bau busuk yang menyengat. Mereka kemudian berkeliling hutan bakau mencari sumber bau itu.

Bujang dan rekan-rekannya terkejut melihat sesuatu seperti tubuh manusia. Setelah didekati ternyata mereka benar menemukan tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa.

Mayat tersebut ditemukan tersangkut di akar bakau dalam kondisi tertelungkup dengan wajah yang tidak utuh lagi.

Bujang lalu menghubungi Satpol Airud Polres Karimun. Tak lama kemudian polisi tiba di pulau terluar NKRI itu.

"Kita lalu menghubungi Tim Inafis Polres Karimun. Evakuasi berhasil dilakukan sekira pukul 12.30 WIB. Jenazah dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksiaan lebih lanjut," kata Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir 

Binsar menyebutkan identitas mayat belum diketahui atau Mr X. Kemudian hasil dari pemeriksaan tim medis terhadap jenazah tersebut adalah lebam mayat dan berbau, bagian wajah sudah tidak utuh, bagian tangan kiri tidak utuh, bagian kaki tinggal tulang induk.

"Jenazah masih Mr X. Meninggalnya akibat cairan penuh pada organ paru-paru," tambah Binsar.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar