Natuna belum mampu swasembada telur ayam

id Natuna, kelangkaan pangan, kelangkaan telur ayam, natuna krisis pangan

Natuna belum mampu swasembada telur ayam

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna, Sri Hariningsih (ANTARA/Cherman)

Natuna (ANTARA) - Kelangkaan bahan pokok khususnya telur ayam di Natuna hingga kini belum teratasi karena tingginya permintaan pasar dan belum mampunya memproduksi telur ayam secara mandiri di daerah itu,  kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna Sri Hariningsih.



"Natuna dan Ranai khususnya sangat bergantung pada pasokan telur dari daerah lain (luar kabupaten), hal ini tentu sangat terpengaruh oleh moda transportasi dalam pendistribusiannya. Karena belum ada produksi telur dari dalam daerah sendiri (ternak ayam petelur)", kata Sri Hariningsih kepada ANTARA, Kamis. 



Ia juga mengatakan, persoalan tersebut juga sempat menjadi pembahasan oleh pemerintah daerah Kabupaten Natuna, namun hingga kini belum mendapatkan solusi terbaik.



"Kami pernah mendiskusikan kondisi tersebut dengan instansi terkait, kendalanya karena besarnya biaya operasional dalam beternak ayam petelur khususnya terkait pakannya. Kami pernah memberikan masukan untuk memenuhi kebutuhan pakan tersebut dengan memanfaatkan potensi lokal", ungkapnya.



Karena belum adanya pengembang atau peternak ayam petelur di Natuna kelangkaan telur tidak bisa terhindarkan karena bergantung pada pendistribusian.



"Menurut pantauan kami, kondisi tersebut mungkin diakibatkan terlambatnya transportasi yang membawa komoditas bahan pangan sehingga pasokan telur juga terlambat masuk. Hal ini berdampak pada langkanya telur yang beredar di Ranai", jelasnya.



Dampak dari sering terjadinya kelangkaan telur membuat harga di pasaran tidak stabil. Sedangkan terkait pengendalian harga, Ia menambahkan bukan kewenangan Dinas  Ketahanan Pangan namun menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan.



Meskipun demikian, Ia percaya ke depan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar serta adanya pemanfaatan pakan lokal nantinya akan dapat sedikit memberikan dampak pada ketersediaan telur ayam dan kestabilan harga di daerah tersebut.

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar