Logo Header Antaranews Kepri

TGIPF kantongi barang bukti dan informasi penting tragedi Kanjuruhan

Senin, 10 Oktober 2022 16:29 WIB
Image Print
Doni Monardo (kiri) memimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) saat investigasi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (7/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc

Jakarta (ANTARA) -

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengklaim telah mengantongi alat bukti dan informasi penting dalam mengungkap kasus dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 yang mengakibatkan 131 orang meninggal dunia.

TGIPF Kanjuruhan mendapatkan berbagai informasi penting dari suporter Aremania yang tergabung dalam Tim Gabungan Aremania pada Sabtu (8/10).

"Kepada TGIPF, teman-teman Aremania ramai-ramai menyampaikan kesaksian mereka secara bergantian dari berbagai tribun, juga tuntutan kepada penyelenggara kompetisi," kata anggota TGIPF Akmal Marhali dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Usai menghimpun berbagai kesaksian dari Tim Gabungan Aremania, Akmal Marhali didampingi salah satu anggota Aremania menemui beberapa korban dan saksi mata tragedi Kanjuruhan yang masih hidup.

"Saat bertemu dengan para saksi dan korban, berbagai alat bukti penting kami dapatkan. Ini nantinya akan memperkuat dan mempertajam analisis kami sehingga peristiwa Kanjuruhan ini dapat kami ungkap secara menyeluruh dan independen," kata Akmal.

Saat menemui beberapa korban tragedi Kanjuruhan, Akmal mendengar kesaksian dan melihat luka pada korban, seperti mata korban mulai dari menghitam kemudian memerah dan ada korban yang masih merasakan dada sesak.

Akmal menilai perawatan para korban harus juga menjadi perhatian semua pihak, termasuk efek trauma dan psikologis para korban, baik yang mengalami luka berat, sedang maupun luka ringan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TGIPF kantongi barang bukti tragedi Kanjuruhan



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026