
Lingga dan Anambas Butuh Dokter Spesialis

Tanjungpinang (ANTARA News) - Kabupaten Lingga dan Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau membutuhkan dokter spesialis untuk mempercepat proses pengobatan warga masyarakat setempat.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kepulauan Riau (IDI Kepri) Tengku Afrizal, Senin, mengatakan, Lingga dan Anambas belum memiliki dokter spesialis sehingga pasien terpaksa menyeberang ke daerah lainnya untuk menjalani pengobatan.
"Minimal di Lingga dan Anambas ada satu dokter spesialis anak, bedah, kandungan dan penyakit dalam," ujar Afrizal yang dihubungi dari Tanjungpinang.
IDI Kepri telah melaporkan permasalahan itu kepada pemerintah, namun hingga sekarang belum direalisasikan.
Kemungkinan pemerintah kesulitan mendapatkan dokter yang mau mengabdi di daerah kepulauan, seperti Anambas dan Lingga.
IDI menyarankan pemerintah untuk memberi insentif tambahan untuk dokter yang bertugas di Anambas dan Lingga sebagai bentuk apresiasi.
Insentif itu juga dapat menjadi salah satu daya tarik bagi dokter spesialis untuk mengabdi di Anambas dan Lingga.
"Wajar jika insentif untuk dokter spesialis yang mengabdi di kawasan kepulauan berbeda dengan dokter lainnya yang bekerja di perkotaan," ujarnya.
Sementara kondisi di Batam, Karimun, Pulau Bintan (Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang), Natuna sedikit lebih baik dibanding Lingga dan Anambas, karena sudah memiliki dokter spesialis.
Namun, katanya, jumlah dokter ahli dibidang kandungan, anak, bedah dan penyakit dalam harus ditambah, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan.
"Jumlah dokter spesialis harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kepri sehingga pasien tidak perlu menghabiskan biaya yang banyak berobat ke wilayah lainnya," ungkapnya. (NP/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
