
Bareskrim Polri ikut tangani kasus penyekapan Wali Kota Blitar

Blitar (ANTARA) - Bareskrim Polri ikut turun tangan menangani kasus pencurian sekaligus penyekapan Wali Kota Blitar Santoso, kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono.
Kapolres menegaskan pihaknya tidak ingin kasus pencurian dan penyekapan Wali Kota Blitar terlalu lama, sehingga Polda Jatim serta Bareskrim turun tangan membantu mengungkap.
"Tentunya kami ingin nya segera dan tidak terlalu lama. Itulah kenapa penanganan ini langsung diambil alih jajaran Polda Jatim dan dari Bareskrim turun tangan juga. Artinya, semuanya bekerja keras ungkap kasus ini. Mudah-mudahan berkembangnya ke arah yang positif," kata dia di Blitar, Kamis.
Kapolres juga mengatakan pihaknya sudah membuat profiling terkait dengan kasus ini. Namun, dirinya belum bersedia mengungkapkannya dan hanya menegaskan soal profiling.
"Sudah kami profiling, tapi tentunya masih terkait dengan penyidikan kami belum dapat ungkapkan. Tapi yang pasti profiling sudah tinggal kecocokan, kesesuaian berdasarkan data dan masih banyak hal lain," kata dia.
Ia menambahkan dengan profiling itu artinya juga ada perkembangan positif. Pihaknya terus kerja keras agar kasus itu segera terungkap.
Terkait target, Kapolres berharap bisa secepatnya terungkap. Berbagai evaluasi terus dilakukan dengan tim terkait.
Polisi juga terus mendalami keterangan para saksi kasus pencurian disertai penyekapan yang terjadi di rumah dinas Wali Kota Blitar tersebut. Terdapat tujuh orang saksi yang diperiksa, dan jumlahnya bisa bertambah.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bareskrim turun tangan ungkap kasus penyekapan Wali Kota Blitar
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
