
BPBD Bintan imbau warga tak berenang di pantai karena cuaca ekstrem

Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat tidak berenang di sepanjang kawasan pantai untuk sementara waktu karena gelombang pasang dan cuaca sedang ekstrem.
“Imbauan ini sangat penting demi kebaikan dan keselamatan kita bersama," kata Kepala BPBD Bintan Ramlah di Bintan, Selasa.
Ia menyebut tim terpadu terus siaga mengantisipasi gelombang pasang dan cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Bintan, khususnya di beberapa objek wisata pantai, seperti Pantai Dugong dan Trikora Empat.
Baca juga:
Pemprov Kepri: Listrik di Pulau Bintan dan Batam kembali normal
Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Bintan tahun 2022 turun
Kedua pantai itu, katanya, kerap terjadi kecelakaan pengunjung berupa tenggelam saat berenang karena tak ada pengelola di kawasan itu.
Selain itu, tim terpadu juga mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak perubahan cuaca ekstrem terhadap masyarakat.
“Kita terus pantau perkembangan di lapangan, saat ini para personel bersiaga menghadapi perubahan cuaca ekstrem,“ tuturnya.
Ia mengatakan momen libur Natal dan Tahun Baru biasanya dimanfaatkan warga untuk berlibur ke pantai di Bintan sehingga pengawasan aktivitas pengunjung perlu diperketat.
Baca juga:
Di awal tahun, 700 wisman masuk perdana ke Bintan
Polres Bintan ungkap mafia tanah hingga penyelundupan PMI ilegal sepanjang 2022
Kepala Bagian Operasional Polres Bintan AKP Monang mengingatkan pengelola wisata pantai membatasi jumlah pengunjung sesuai kapasitas guna menghindari penumpukan dan hal-hal yang tak diinginkan.
"Kalau kapasitas pengunjung 100, maka jangan lebih dari itu," katanya.
Ia menyebut ratusan personel Polres Bintan sudah dikerahkan untuk mengamankan libur Natal dan Tahun Baru 2023, mulai dari rumah ibadah/gereja, objek wisata, hingga tempat-tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
"Warga lebih berhati-hati berlibur ke pantai di Bintan, terlebih pekan lalu ada seorang remaja meninggal setelah terseret ombak di Pantai Trikora" katanya.
Baca juga:
Bupati Natuna imbau pejabat beri contoh sikap jaga kerukunan
11 kecamatan di Kota Batam berstatus zona hijau COVID-19
DLH Batam minta warga manfaatkan Program Bank Sampah
Ditpolairud Polda Kepri gagalkan pengiriman calon PMI ilegal ke Malaysia
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
