11 kecamatan di Kota Batam berstatus zona hijau COVID-19

id Kepri,batam,covid-19,Kecamatan

11 kecamatan di Kota Batam berstatus zona hijau COVID-19

Tangkapan layar Laporan Satgas COVID-19 Kota Batam, Selasa (3/1/2023) (ANTARA/Jessica)

Batam (ANTARA) - Sebanyak 11 kecamatan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, statusnya saat ini berada di zona hijau dalam COVID-19.

Menurut laporan satuan tugas yang dibagikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Azril Apriansyah di Batam, Selasa, wilayah yang berada di zona hijau adalah Kecamatan Lubuk Baja, Nongsa, Bengkong, Sei Beduk, Sekupang, Belakangpadang, Galang, Bulang, Batuaji, Batu Ampar, dan Sagulung.

Satuan tugas melaporkan bahwa satu kecamatan lainnya berada pada zona merah.

Baca juga:
DLH Batam minta warga manfaatkan Program Bank Sampah

Ditpolairud Polda Kepri gagalkan pengiriman calon PMI ilegal ke Malaysia

Pada Selasa, satgas mencatat nihil kasus tambahan COVID-19 di Kota Batam sehingga jumlah akumulatif warga yang terinfeksi virus corona di kota itu sejak awal pandemi sampai sekarang totalnya 31.769 orang.

Sebanyak 30.806 penderita COVID-19 di Kota Batam tercatat sudah selesai menjalani karantina dan 962 orang lainnya meninggal dunia sehingga jumlah pasien yang tersisa satu orang.

Angka positivity rate, perbandingan jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah pemeriksaan yang dilakukan, tercatat 1,66 persen per pekan di Kota Batam.

Tingkat pelacakan kasus infeksi virus corona di Kota Batam dinilai memadai dengan rasio kontak erat yang diperiksa 15,00 per kasus konfirmasi per pekan.

Tingkat keterisian tempat tidur yang disiapkan untuk pasien COVID-19 di rumah sakit di Kota Batam tercatat 0,57 persen per pekan.

Selain itu, cakupan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap sudah mencapai 92,31 persen dari sasaran di Kota Batam.

Pemerintah Kota Batam terus melakukan upaya dalam menekan angka kasus COVID-19 dengan memperketat penerapan protokol kesehatan serta meningkatkan cakupan vaksinasi dosis ketiga atau dosis penguat.

Baca juga:
Kunjungan wisman ke Batam naik 3,13 persen pada November 2022

Dispar Kepri tampung 147 usulan kalendar pariwisata 2023


Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengimbau masyarakat untuk kembali memperketat penerapan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker agar terhindar dari paparan virus.

"Ayo kita kembali perketat penggunaan masker. Harapan kita semua masyarakat dan aparat di lingkungan masing-masing dapat mencermati perkembangan COVID-19 untuk pencegahan sedini mungkin," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau mengimbau warga di daerah setempat untuk tetap memproteksi diri meskipun kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut oleh Presiden RI Joko Widodo.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Senin (2/1), mengatakan hal tersebut dapat dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk antisipasi dari paparan COVID-19.

"Ya tetap PPKM secara pribadi. Diharapkan tetap dilaksanakan pribadi. Ini supaya kita aman, misalnya tetap pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan lainnya," katanya.

Baca juga:
Pemprov Kepri: Listrik di Pulau Bintan dan Batam kembali normal

PT PLN Batam pastikan layanan kelistrikan normal pada Selasa

PT PLN Batam masih butuh waktu agar pelayanan kembali normal

Pendapatan retribusi sampah Kota Batam pada 2022 meningkat

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE