Logo Header Antaranews Kepri

MK Gelar Sidang Pertama Sengketa Pilkada Batam Rabu

Senin, 17 Januari 2011 20:03 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Mahkamah Konstitusi menjadwalkan menggelar sidang pertama gugatan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) Batam, Rabu 19 Januari 2011.

Dari data http://www.mahkamahkonstitusi.go.id, disebutkan sidang akan dimulai pukul 13.00 WIB dengan nomor perkara 8/PHPU.D-IX/2011.

Judul perkara yang disidangkan adalah Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Batam Tahun 2011 dengan perkara sidang PANEL Pemeriksaan Perkara (I).

MK merilis, lima orang pemohon sidang, yaitu Amir Hakim Hanaehan Siregar dan pasangannya Syamsul Bahrum, Ria Saptarika (tanpa pasangannya), Nada Faza Soraya dan pasangannya Nuryanto.

Kelima pemohong menggunakan kuasa hukum Chudry Sitompul, sedangkan termohon sidang adalah Komisi Pemilihan Umum Batam.

Sementara itu, anggota KPU Batam Zeindra Yanuardi mengaku kalau belum menerima pemberitahuan MK.

"Pemberitahuan jadwal sidang dari MK belum kita terima," kata dia.

Ia menolak wawancara lebih lanjut karena sedang rapay.

Sebelumnya, anggota Panitia Pengawas Pemilu Kota Batam Haryanto mengatakan, belum tahu jadwal sidang sengketa Pilkada oleh MK.

"Kami belum menerima undangan dari MK," kata dia.

Biasanya, kata dia, jika ada sidang, maka Panwaslu akan disurati melalui Bawaslu.

KPU Batam menetapkan Ahmad Dahlan-Rudi sebagai calon wali kota-wakil wali kota terpilih setelah memimpin suara dalam rekapitulasi akhir KPU, sebanyak 103.868 suara atau 34 persen dari keseluruhan pemilih di Batam.

Dalam rapat pleno, KPU juga melansir hasil perhitungan se-Kota Batam sebagai berikut, Ria Saptarika-Zainal Abidin sebanyak 78.926 suara atau 26,03 persen.

Kemudian disusul Nada Faza Soraya-Nuryanto sebanyak 36.165 suara atau 11,93 persen, Aripin-Irwansyah 17.841 suara atau 5,88 persen dan Amir Hakim Hanaehan Siregar-Syamsul Bahrum 60.261 suara atau 19,88 persen. (Y011/S019/Btm2)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026