
Hasto: Megawati sering bertemu Khofifah

Jakarta (ANTARA) - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan Megawati Soekarnoputri sudah beberapa kali bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
"Pertemuan Ibu Mega dengan Ibu Khofifah memang dilakukan berulang kali," kata Hasto di Jakarta, Selasa.
Dia menyebut satu pertemuan Megawati dan Khofifah adalah saat momen pertemuan kepala desa seluruh Indonesia. Tak hanya itu, Megawati juga bertemu Khofifah saat meninjau kebun mangrove di Surabaya, Jawa Timur, pada Juli 2023.
"Ada pertemuan pada saat pertemuan kepala desa seluruh Indonesia, ada pertemuan juga pada saat meninjau mangrove karena Ibu Mega ini pecinta lingkungan; sehingga menempatkan pilpres dan pileg sebagai komitmen dalam membangun kehidupan bagi masa depan melalui kegiatan merawat seperti itu," jelasnya.
Menurut Hasto, pertemuan antara Megawati dan Khofifah itu lebih sering membahas soal isu lingkungan. Hasto enggan berkomentar lebih lanjut saat disinggung terkait adakah pembahasan soal bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Ganjar Pranowo dalam pertemuan-pertemuan tersebut.
"Ya, pertemuan itu membahas soal mangrove, membahas tentang pemerintahan ke depan; karena orang hanya fokus kepada figur. Hal-hal yang sangat fundamental terkait narasi dan visi, misi agenda strategis itu seharusnya kami gali dari para pemimpin tersebut," kata Hasto.
Sementara itu, Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya tak mengenal istilah "injury time" atau detik-detik terakhir dalam mengumumkan nama bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
"PDIP tidak pernah mengenal strategi injury time (untuk umumkan bakal cawapres Ganjar)," ujar Hasto.
Adapun jadwal pendaftaran bakal capres dan cawapres menyisakan waktu tak lama lagi sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 Oktober 2023.
Menurutnya, pendaftaran bakal capres dan cawapres yang kian dekat membuat sosok pendamping Ganjar sangat dinantikan. Ia menuturkan sosok tersebut tidak jauh dari nama-nama yang beredar saat ini.
"Dari apa yang didialogkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bersama dengan para ketua umum, bersama dengan Bapak Presiden Jokowi yang sangat intens itu sudah mengerucut," katanya.
Kendati demikian, Hasto tak menutup kemungkinan sosok bakal cawapres Ganjar adalah orang baru yang tidak masuk ke dalam bursa cawapres. Sebab, ada kebutuhan politik yang tidak terduga muncul untuk dipasangkan.
"Pada 2019 muncul suatu kejadian yang lain, karena kebutuhan politik tiba-tiba muncul nama baru dan tunggu waktunya semakin dekat," ucap dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hasto ungkap Megawati sering bertemu Khofifah
Pewarta : Narda Margaretha Sinambela
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
