
250 Warga Kepri Dapatkan Operasi Katarak Gratis

Batam (ANTARA News) - Sebanyak 250 orang warga Provinsi Kepulauan Riau yang menderita katarak mendapatkan pelayanan operasi gratis, hasil kerja sama Sido Muncul, Polda Kepri, RS Awal Bross dan Persatuan Dokter Mata Indonesia.
"Sido Muncul mengoperasi 200 orang dan Polda Kepri membantu 50 orang," kata Direktur RS Awal Bross, Widya Putri, di Batam, Rabu.
Pasien katarak, kata dia, dikumpulkan dari seluruh kabupaten kota di Provinsi kepulauan Riau, bahkan ada yang datang dari ujung utara Natuna ke Batam khusus untuk mendapat operasi gratis.
Widya mengatakan dari penjaringan sejak awal tahun sebanyak 600 orang mendaftar untuk mendapatkan pelayanan operasi gratis, namun hanya 250 yang dilayani.
Proses penyaringan dilakukan dari parahnya luka katarak dan tingkat ketidakmampuan pasien.
Ketua Perdami Nila F Moeloek mengatakan bantuan operasi katarak sangat dibutuhkan karena penderita penyakit penuaan itu jumlahnya semakin banyak di Indonesia.
"Tidak ada jalan lain bagi pasien katarak selain operasi, padahal biayanya tidak murah," kata dia.
Perdami memperkirakan terdapat 2 juta penderita katarak usia lanjut di seluruh Indonesia yang jumlahnya terus meningkat seiring bertambahnya usia hidup.
Dengan tingginya jumlah penderita katarak, ia berharap semakin banyak perusahaan yang menyumbangkan dana tanggungjawa sosialnya untuk membantu biaya operasi.
Direktur Marketing Sido Muncul Kris Irawan mengatakan perusahaannya menganggarkan sekitar Rp6 miliar untuk mengoperasi 6.000 penderita katarak di Indonesia.
Hingga saat ini, Sido Muncul sudah mengoperasi sekitar 2.000 penderita katarak.
Sido Muncul, kata dia, ingin memberikan dana CSR yang langsung bermanfaat, sehingga memilih program operasi katarak gratis.
Menurut dia, katarak mengganggu produktivitas kerja seseorang, sehingga bila penyakit itu dapat dipulihkan, maka penderita dapat bekerja dan berkarya kembali untuk menghidupi keluarga.
Pasien operasi katarak gratis Hamdani mengatakan amat bersyukur dengan operasi yang dilakukan.
"Saya harap semakin banyak perusahaan yang peduli," kata dia usai dioperasi.
Ia juga mengatakan harapan dapat segera kembali bekerja untuk menghidupi keluarga.
(ANT-YJN/Z003/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
