Logo Header Antaranews Kepri

Porwil : KONI Sumut Nilai PB PASI Tidak Tegas

Selasa, 21 Juni 2011 21:24 WIB
Image Print

Medan (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatra Utara menilai PB PASI tidak tegas dan mempertanyakan pengesahan nomor lari lintasan Porwil se-Sumatra VIII/2011 yang akan digelar di Johor Malaysia.

"Keputusan ini sungguh mengejutkan dan PB PASI terkesan tidak tegas," kata Ketua Harian KONI Sumut, John Ismadi Lubis dari Batam, Selasa.

Rapat koordinasi Porwil di Batam Mei lalu, PB PASI tegas menyebutkan nomor lari lintasan di Porwil tidak menjadi kualifikasi PON karena lintasan di Stadion Temenggung Abdul Jamal tidak memenuhi syarat.

Namun, saat pertemuan teknik Minggu (19/6) yang juga dihadiri utusan PB PASI, PB Porwil memutuskan menjadi babak kualifikasi PON.

Akibat dari keputusan tersebut, Sumut sangat dirugikan. Sebab para atlet lapis pertama yang telah disiapkan dalam Program Pembinaan Intensif (PPI) tidak didaftarkan di Porwil, melainkan diturunkan di Kejurnas Atletik di Jakarta yang digelar 29 Juni 2011.

"Selain rugi dalam perolehan medali Porwil, Sumut juga kehilangan kesempatan meloloskan banyak atlet ke PON XVIII/2012, karena persaingan di Kejurnas tentu lebih berat ketimbang di Porwil," tambah Lubis.

Hal lain yang membuat KONI Sumut bertambah heran, hingga kini belum menerima surat resmi dari PB PASI tentang pengesahan kualifikasi PON nomor lari lintasan ini.

Setelah ketentuan kualifikasi disahkan, usulan KONI Sumut agar panitia kembali memberi kesempatan kepada anggota kontingen untuk perubahan pendaftaran nama-nama atlet, justru tidak diterima PB Porwil.

Dampak dari permasalahan ini bukan saja merugikan Sumut,tapi juga kontingen lain seperti Sumsel dan Sumbar. "Kita sangat menyayangkan sikap PB PASI yang terkesan tutup mata dalam hal ini," katanya.

Dikatakan, semestinya, saat PB Porwil berencana menggelar nomor lintasan di Johor, PB PASI mengirimkan "technical delegate". Hasil technical delegate inilah yang harus segera disosialisasikan kepada peserta. Bukan ketika tehnical meeting," ujar Lubis.

(ANT-S015//M034/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026