Logo Header Antaranews Kepri

Bangunan Tak Berizin di Batam Digusur Paksa

Senin, 25 Juli 2011 23:06 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Sebanyak 38 unit bangunan tak berizin di badan Jalan Simpang Hutatap Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau digusur paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja dibantu Tim Dinas Pekerjaan Umum setempat, Senin.

Pada awalnya penggusuran berlangsung tertib, bahkan beberapa pemilik bangunan dengan sukarela membongkar bangunan masing-masing.

Namun, saat mengetahui beberapa bangunan tidak dirubuhkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemilik bangunan yang terlanjur membongkar rumah mereka masing-masing protes.

"Apa maksudnya, kok ada bangunan yang tidak dirubuhkan!," ujar salah seorang warga, Lukman Lubis.

Beberapa ibu-ibu pemilik bangunan juga tampak bersitegang dengan aparat gabungan yang mereka anggap tebang pilih.

"Petugas tebang pilih, kenapa ada beberapa bangunan yang tidak digusur. Jangan main-main, kalau mau gusur, semua saja digusur," kata seorang pemilik bangunan, Rika Manurung dengan nada tinggi.

Selain itu, warga juga sempat memaki dan mengumpat petugas.

Namun protes yang dilakukan tidak digubris oleh petugas yang terus merobohkan satu-persatu bangunan dengan martil berukuran besar dan beberapa alat lain.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Zulhelmi mengatakan sebelum melakukan penggusuran pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan hingga tiga kali agar warga segera membongkar dan meninggalkan tempat tersebut namun tidak diindahkan.

"Penggusuran sudah sesuai prosedur, jadi walaupun mereka protes tetap kami gusur," kata dia.

Menurut Zulhelmi, bangunan-bangunan yang digusur tersebut masih berada di badan jalan sehingga menghalangi pengerjaan jalan yang akan segera dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Jalan ini segera diperbaiki dan diperlebar oleh Dinas PU," kata dia.

Selain daerah tersebut, kata Zulhelmi, penggusuran juga akan dilakukan pada bangunan-bangunan tak berizin di Sawang Indah hingga kios depan RS Mutiara Aini Batuaji, Batam.

"Tahun ini penggusuran di lakukan di dua kecamatan Sagulung dan Batuaji," kata Zulhelmi.

(ANT-L/B013/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026