Batam masuk nominasi penerima Penghargaan Pembangunan Daerah dari Bappenas RI

id Kepri,batam ,Nominasi ,penghargaan ,pembangunan,Penghargaan Pembangunan Daerah,ppd,Bappenas RI,Bapelitbang,pemkot batam

Batam masuk nominasi penerima Penghargaan Pembangunan Daerah dari Bappenas RI

Pemkot Batam menggelar rapat persiapan penilaian tahap II wawancara dan verifikasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024 (ANTARA/HO-Pemkot Batam)

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau, masuk nominasi penerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.

Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam (Bapelitbang) Kota Batam, Dalina Nopilawati di Batam, Jumat mengatakan Batam masuk nominasi penerima penghargaan pembangunan daerah bersama sepuluh kota lainnya di Indonesia.

Ia menjelaskan tahapan penilaian PPD 2024 terbagi menjadi dua, yaitu tahap I penilaian teknis dokumen dan tahap II wawancara dan verifikasi yang akan dilaksanakan mulai 18 Maret hingga 5 April 2024.

"Untuk penilaian tahap II pelaksanaan wawancara dan verifikasi PPD Tahun 2024, kami meminta pemangku kebijakan terkait di luar Bapelitbang untuk mempersiapkan bahan pemaparan sesuai data yang diperlukan. Karena tim penilai dari pusat melakukan wawancara langsung ke pemangku kebijakan non Bapelitbangda," ujar Dalina.  

Lebih lanjut ia menyampaikan untuk untuk penilaian tahap II pelaksanaan wawancara dan verifikasi, Kota Batam dijadwalkan tanggal 18 Maret 2024.

"Tim akan melakukan Focus Group Discusion (FGD) pada tanggal 18 Maret, terdiri dari tim utama dan tim independen. Pada saat FGD akan dilakukan tahap wawancara kepada perwakilan pemangku kebijakan terkait," ujar dia.

Adapun perwakilan yang akan mengikuti tahap wawancara yakni perwakilan kelurahan, kecamatan, perwakilan anggota DPRD, kaum marjinal, perwakilan media dan akademisi.

Kata Dalina, Pemkot Batam juga memiliki inovasi unggulan Fuel Card 3.0 dan ini akan menjadi instrumen penilaian.

Dengan adanya inovasi tersebut, meningkatkan kinerja Pemkot Batam yang efektif dan efisien dalam pengendalian dan pengawasan distribusi JBT solar serta dapat menjaga kuota JBT solar oleh BPH Migas agar tercukupi.

"Ini salah satu inovasi yang akan masuk dalam penilaian oleh tim. Inovasi ini berhasil menghantarkan Pemkot Batam meraih anugerah Inovative Goverment Award (IGA) dari Kemendagri pada tahun lalu. Untuk itu sebelum tim penilai turun, Saya harap persiapkan data yang diperlukan pada saat wawancara berlangsung," kata dia.

Baca juga:
Wapres sebut Kepri jadi pionir pengembangan ekosistem rantai nilai halal

Pemkot Batam agendakan buka puasa bersama dengan warga di Engku Putri

BRGM RI selenggarakan sekolah lapang masyarakat mangrove di Natuna

Wapres buka kegiatan Kepulauan Riau Ramadhan Fair 2024 di Tanjungpinang

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE