Logo Header Antaranews Kepri

Bengkel Teater Umrah Pentaskan "Hari-Hari Merah"

Sabtu, 3 Maret 2012 18:25 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Raja Ali Haji yang baru-baru ini mendirikan Bengkel Teater akan mementaskan "Hari-Hari Merah", di Tanjungpinang, Sabtu malam ini.

"Nanti malam kami akan menggelar teater yang bertema 'Hari-Hari Merah' di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman Tanjungpinang. Ini adalah teater perdana yang digelar secara meriah," kata salah seorang pendiri Bengkel Teater Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Raja Ali Haji (FKIP UMRAH), Said Barakbah Ali, di Tanjungpinang, Sabtu.

Said yang juga sutradara, mengatakan, pemeran pada teater tersebut melibatkan belasan orang mahasiswa yahg berpengalaman dan sebagian mahasiswa berasal dari Sanggar Bunian yang dibina oleh dosen FKIP UMRAH.

Teater "Hari-Hari Merah" menceritakan seorang pemuda yang mencari keadilan dan berupaya merebut keadilan tersebut. Pemuda itu bernama Tembor.

Tembor yang disapa kanda oleh kekasihnya tidak menyukai kekacauan yang terjadi di negerinya. Dia ingin memperbaikinya, tetapi tidak mampu.

"Sangat disayangkan, Tembor juga tidak memiliki fondasi iman yang kuat dan bingung dalam mencari keadilan.

Akhirnya hidup Tembor kacau. Nasihat kekasihnya diabaikan.

Bahkan Tembor berupaya menikmati hidup dengan memperkosa kekasihnya, tetapi gagal. Tembor tidak berhenti mengikuti nafsu birahinya yang tidak manusiawi kepada orang lain, bahkan kepada mayat.

"Tetapi aksi yang tidak manusiawi yang dilakukan Tembor itu gagal lagi, karena dapat dihentikan oleh warga kampungnya. Tembor akhirnya menyadari keadilan itu ada, keberadaan menciptakan kebersamaan, dan kesempurnaan itu hanya milik Allah," katanya.

(KR-NP/A013)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026