Logo Header Antaranews Kepri

Bupati Datangkan Hiu Macan Basmi Pencurian Ikan

Sabtu, 31 Maret 2012 18:08 WIB
Image Print

Natuna (ANTARA Kepri) - Bupati Natuna, Ilyas Sabli, Sabtu menegaskan akan mendatangkan kapal Hiu Macan untuk membasmi pencurian ikan atau "illegal fishing" oleh kapal asing yang marak di perairan Natuna.

"17 April ini kita akan menandatangani MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pengoperasian kapal Hiu Macan guna mengawasi aktivitas kapal-kapal di perairan Natuna," katanya, di Midai, Natuna.

Dia mengatakan, langkah ini tidak bisa ditunda lagi. Karena aktivitas "illegal fishing" sudah banyak dikeluhkan masyarakat nelayan Natuna.

"Kita tidak ingin dirugikan lagi dan ujung-ujungnya nelayan kita juga dirugikan, kondisi ini sangat meresahkan," jelasnya sambil menerangkan semakin banyaknya keluhan masyarakat.

Pengawasan aktivitas di perairan Natuna selama ini diakui sangat kurang. "Karena itu, kita sudah memutuskan untuk bekerja sama dengan DKP pusat untuk menggunakan kapal Hiu Macan dengan sistem sharing biaya operasional," ulasnya.

Diharapkan dengan pengawasan yang intensif dapat mengurangi pelanggaran di perairan Natuna.

Walaupun banyak nelayan yang mengeluhkan keberadaan kapal-kapal asing yang melakukan illegal fishing, data yang bersumber dari DKP Natuna malah menunjukkan penurunan tahun 2010.

"Terdata tahun 2010 penangkapan mencapai 108 kasus, yang didominasi kapal asing dari Vietnam, Thailand, Malaysia, Cina juga dari nelayan kita sendiri," rinci Kepala Seksi Pengawasan DKP natuna, Buyung Priady.

Diketahui pula, kerugian negara terhadap aktiftas illegal fishing ini pada tahun 2010 mencapai Rp30 triliun pertahun dan tahun 2011 turun menjadi Rp18 triliun.

"Sementara tahun 2011 hanya delapan kasus semua kapal asing dan tahun 2012 belum ada kasus," tutupnya.

(KR-RST/S006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026