Logo Header Antaranews Kepri

Nelayan Bintan Panen Perdana Ikan Kerapu

Selasa, 10 April 2012 21:41 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Kelompok Nelayan Damai dan Kelompok Nelayan Sejahtera Desa Pengujan Kabupaten Bintan Kepulauan Riau melakukan panen perdana ikan kerapu jenis "tiger" hasil bantuan dari pemerintah daerah setempat.

Pada panen perdana yang langsung dilakukan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Sani dan Bupati Bintan Ansar Ahmad, Selasa, berhasil dipanen sebanyak 3 ton atau sebanyak 5.000 ekor ikan kerapu.

"Pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung usaha para nelayan untuk meningkatkan perekonomian, terutama dalam budidaya ikan," kata Gubernur Kepri Muhammad Sani di sela-sela panen.

Sani mengatakan, kondisi geografis Kepri yang 96 persen merupakan lautan, harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para nelayan untuk melakukan usaha budidaya.

"Bukan hanya budidaya ikan, para nelayan juga harus mampu untuk mengelola hasil usaha penjualan ikan itu," kata Sani.

Menurut Gubernur, pada 2012 Pemprov Kepri fokus pada bidang perikanan terutama untuk usaha keramba ikan.

"Saya berharap pemerintah kabupaten/kota dapat saling bahu membahu, saling bekerja sama dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan," katanya.

Sementara itu, Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, pemerintah daerah konsisten untuk mengentaskan kemiskinan, salah satunya dengan melakukan pemberdayaan terhadap nelayan.

"Pemkab Bintan selama ini juga telah membantu nelayan dengan memberikan bantuan 48 kantong keramba kepada 48 kelompok nelayan, atau sebanyak 480 orang nelayan di Bintan," katanya.

Bupati menjelaskan bahwa hasil panen kerapu tiger dua kelompok nelayan di Desa Pengujan itu telah menghasilkan uang sebesar Rp500 juta.

"Nelayan harus mampu untuk mengatur keuangan secara mandiri, sisihkan uang hasil panen 50 persen untuk konsumtif, 10 persen untuk sarana-prasarana, 25 persen untuk bibit dan selebihnya untuk pakan dan obat-obatan," harap Ansar.

Menurut Bupati, selama 2011, Pemprov Kepri telah memberikan bantuan bibit kerapu kepada nelayan sebanyak 19.900 bibit dan Pemkab Bintan memberikan pakan serta obat-obatan.

"Pada 2012 ini nelayan Bintan akan dibantu lagi 50 unit kerambah HDPE atau 200 kantong dari Pemprov Kepri," katanya.

Selain itu, Pemkab Bintan juga berencana memberikan bantuan bibit ikan Bawal Bintang sebanyak 5.000 ekor kepada para nelayan.

"Bantuan akan diberikan selama 2 tahun, setelah itu para nelayan harus mampu untuk mengembangkan budidaya secara mandiri," harapnya.

Agar para nelayan bisa menabung hasil budidaya, Pemkab Bintan juga telah menyediakan mobil bank perkreditan rakyat keliling.

"Tahun ini kami akan tambah satu unit mobil lagi," katanya.

Bintan memiliki potensi perikanan dengan luas area 17.934 ha dan pada tahun 2011 hanya 212 ha atau 1,5 persen yang baru dapat dimanfaatkan.

(KR-HKY/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026