Logo Header Antaranews Kepri

Batam Kekurangan Soal UN

Senin, 16 April 2012 14:42 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - SMAN 8 Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau kekurangan 48 lembar soal Bahasa Indonesia dalam Ujian Nasional tingkat SMA se-derajat, Senin.

"Di SMA 8 soal kurang," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan usai peresmian Gedung Dewan Perwakilan Daerah RI di Batam, Senin.

Ia mengatakan kekurangan soal baru diketahui saat amplop dibuka untuk dibagikan kepada peserta ujian.

Wali Kota menyatakan isi soal dalam amplop kurang dari semestinya.

"Panitia hanya menghitung amplop, dan amplopnya cukup. Pas dibuka ternyata soalnya kurang," kata dia.

Pemerintah daerah, kata dia, langsung berkoordinasi dengan pihak inspektorat Kementerian Pendidikan untuk menyelesaikan masalah itu.

"Pemda tidak punya wewenang," kata dia.

Namun, Wali Kota memastikan tidak ada masalah dalam pelaksanaan UN di Batam.

"Kekurangan soal akan segera diselesaikan. UN di Batam lancar," kata dia.

Wali Kota mengatakan harapan agar UN berjalan lancar dan tidak ada kecurangan siswa dan guru.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin menyatakan soal yang disiapkan benar-benar pas untuk pelajar.

"Tidak ada persiapan kelebihan soal," kata dia.

Jika ada soal rusak atau kurang, maka Disdik Batam menyerahkannya ke Disdik Provinsi dan Inspektorat Kementerian Pendidikan.

Sementara itu, pada hari pertama pelaksanaan UN, seorang siswa sakit.

Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardi Winata menyatakan siswa yang sakit tidak dapat mengikuti ujian.

"Nanti yang sakit itu akan mengikuti ujian susulan tanggal 23 April," kata Ardi.

Pelaksanaan UN di Kota Batam diikuti oleh 6.435 siswa yang berasal dari 74 sekolah. Terdiri dari 3.045 siswa SMA, 2.995 siswa SMK, 390 siswa MA dan 5 siswa SMALB.

(Y011/Z003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026