Logo Header Antaranews Kepri

Disduk Karimun Bentuk Pokja Sosialisasi e-KTP

Sabtu, 28 April 2012 20:08 WIB
Image Print

Karimun, Kepri, 28/4 (ANTARA) - Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau membentuk kelompok kerja yang bertugas menyosialisasikan penerapan KTP Elektronik atau e-KTP.

"Kelompok Kerja (Pokja) sosialisasi e-KTP ini sudah kita bentuk pada Kamis kemarin. Anggotanya terdiri atas pegawai Disduk, kecamatan, kelurahan dan desa," kata Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Karimun Muhammad Hasbi di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Muhammad Hasbi mengatakan Pokja tersebut juga bertugas untuk mengevaluasi sejauhmana penyebaran informasi tentang e-KTP diketahui oleh masyarakat.

"Pokja juga bertugas untuk memonitor keakurasian data penduduk yang mengantongi KTP SIAK maupun KTP kuning," ujarnya.

Menurut dia, Disduk akan menyelenggarakan pembuatan e-KTP secara massal dan gratis yang dilaksanakan di tingkat kecamatan dengan memberikan kemudahan bagi warga berupa dispensasi sesuai kebijakan dari pemerintah pusat.

Bagi penduduk yang datanya belum akurat, atau pindah domisili dalam satu kabupaten diberi kesempatan untuk melapor kepada kantor camat atau Disduk setempat.

Sedangkan bagi penduduk yang mengantongi KTP daerah lain namun sudah berdomisili di Karimun tanpa mengantongi surat pindah, juga diberi dispensasi untuk mengurus e-KTP.

"Kami berharap Pokja Sosialisasi e-KTP bekerja maksimal. Kepada pemerintah kecamatan kami minta untuk mengintensifkan koordinasi dengan Rukun Tetangga dan Rukun Warga karena merekalah yang paling tahu warga masyarakat di lingkungannya," lanjutnya.

Mengenai peralatan berupa "scanner", alat perekam sidik jari dan peralatan lainnya untuk pembuatan e-KTP, Kadisduk mengatakan pihaknya masih menunggu pengiriman dari pemerintah pusat.

"Beberapa waktu lalu kami sudah mengirimkan staf untuk mengkonfirmasikan kapan peralatan itu dikirimkan. Pusat menyatakan bahwa peralatan e-KTP untuk Karimun didatangkan pada tahap empat setelah Batam yang masuk tahap ketiga yang hingga kini peralatannya juga belum datang," tuturnya.

Selain mendapat bantuan peralatan dari pusat, dia juga mengatakan pemerintah provinsi juga membantu peralatan pembuatan e-KTP "mobile" yang bisa dibawa ke mana-mana.

"Peralatan 'mobile' ini sama seperti peralatan dari pusat. Bantuan peralatan ini diharapkan dapat mewujudkan efisiensi pelayaran e-KTP bagi masyarakat di daerah pulau, petugas bisa langsung datang sehingga masyarakat tidak perlu lagi mendatangi kantor camat setempat," ujar dia.

Sementara itu, terkait kesiapan petugas yang akan mengoperasikan peralatan e-KTP, Hasbi menyatakan sudah siap karena sudah diberi pembekalan tentang petunjuk teknis pembuatan e-KTP.

"Kalau soal petugas tidak ada masalah, mereka sudah siap dan hanya tinggal menunggu kedatangan peralatan. Kami belum dapat memastikan kapan peralatan itu tiba, namun kami berharap tentu datang secepatnya," katanya menambahkan. (KR-RDT/O001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026