Logo Header Antaranews Kepri

Disduk Karimun Usulkan Genset Dukung Program e-KTP

Rabu, 27 Juni 2012 10:41 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, akan mengusulkan pengadaan mesin genset pendukung pelaksanaan kartu tanda penduduk atau e-KTP secara massal dan gratis yang ditargetkan rampung Oktober 2012.

"Kami akan usulkan pengadaan genset dianggarkan dalam APBD Perubahan 2012," kata Kepala Dinas Kependudukan (Disduk) Catatan Sipil dan KB Karimun Muhammad Hasbi di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Menurut Muhammad Hasbi pengadaan genset diusulkan untuk mendukung perekaman data e-KTP secara massal dan gratis bagi kecamatan yang listrik PLN-nya belum menyala selama 24 jam.

"Ada dua kecamatan yang listriknya belum menyala 24 jam, yaitu Kecamatan Buru dan Durai. Kami berharap usulan itu disetujui, apakah dengan cara disewa atau dibeli tergantung pada kemampuan anggaran dan pengesahan dari dewan," tuturnya.

Ibukota Kecamatan Buru di Pulau Buru dan Durai di Pulau Durai listriknya hanya menyala pada malam hari, mulai pukul 17.00 WIB. Warga masyarakat, terutama pengusaha dan rumah toko pada menggunakan genset untuk mendukung usahanya pada siang hari.

"Kalau tidak ada genset, operator e-KTP tidak bisa bekerja apalagi kami harus mengejar target rekam data e-KTP secara massal dan gratis rampung pada Oktober nanti," lanjutnya.

Selain mengusulkan pengadaan genset, lanjut Hasbi, pihaknya juga sudah mengajukan permohonan penambahan daya ke PLN mengingat masalah kekurangan daya menghambat perekaman data.

"Hampir setiap kecamatan selain Buru dan Durai kekurangan daya. Karena itu, kami sudah mengajukan penambahan daya ke PLN," ucapnya.

Di Kantor Camat Karimun, listrik sempat padam saat uji coba yang dimulai akhir pekan lalu akibat kekurangan daya, apalagi pada malam hari.

"Kami membutuhkan tambahan daya sekitar 5.000 watt untuk pengoperasian peralatan e-KTP," kata Sekcam Karimun Anji Trisno.

Perekaman data e-KTP massal dan gratis akan diluncurkan pada 10 Juli di Kantor Camat Karimun dengan total wajib KTP sekitar Rp173.000 orang.

Saat ini, operator di sembilan kecamatan menguji coba peralatan dengan sasaran wajib KTP dari kalangan pegawai negeri sipil dan ketua RT. (KR-RDT/A013)

Editor: Jo Seng Bie



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026