Logo Header Antaranews Kepri

DPR: IPO Bantu Kinerja Keuangan PLN Batam

Selasa, 17 Juli 2012 22:39 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Rencana PLN Batam menawarkan saham perdana di bursa saham (IPO) pada November 2012 dapat membantu kinerja keuangan anak perusahaan PLN Persero itu, kata anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau Harry Azhar Azis.

Dihubungi dari Batam, Selasa, Harry mengatakan penjualan saham memungkinkan PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam memperoleh dana segar untuk investasi kelistrikan.

"Ini positif bagi perkembangan PLN ke depan. PLN akan mendapat dana segar sesuai dengan ditetapkan pada harga saham yang dijual," kata dia.

Dengan masuknya dana segar, kata dia, maka pelayanan listrik untuk industri dan masyarakat juga akan lebih baik.

PLN Batam juga diharapkan lebih transparan setelah memasuki pasar saham.

"PLN akan menjadi lebih transparan, karena tidak dikuasai satu pihak lagi dan sudah publik," kata dia.

Perusahaan swasta itu juga harus mengumumkan jumlah pendapatannya ke publik.

Mengenai tarif listrik untuk masyarakat setelah PLN memasuki bursa saham, ia mengatakan itu hal terpisah, karena harga listrik untuk masyarakat ditetapkan oleh Wali Kota bersama DPRD Batam.

"Bisa saja terjadi kenaikan tarif. Penentu kenaikan tarif listrik sudah ikut komisaris dari sekuritas. Tapi itu menjadi persoalan lain dan tidak mudah, karena harus persetujuan Wali Kota dan DPRD Batam," kata dia.

Senada dengan Harry, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan UU Ketenagalistrikan yang baru memberikan pemerintah kota kewenangan lebih atas PLN Batam, terutama terkait penetapan tarif. Karena itu, seharusnya PLN mendiskusikan rencananya kepada pemerintah.

"Apalagi kenaikan tarif dilimpahkan ke daerah," kata dia.

Ia juga meminta PT Pelayanan Listrik Nasional Batam menjelaskan rencana menjadi perusahaan terbuka.

"Idealnya, PLN Batam harus memberitahu Pemkot," kata Wali Kota.

Wali Kota juga meminta penjelasan dan ketegasan PLN Batam tentang pelayanan publik, jika sudah menjadi perusahaan terbuka.

"PLN melayani kebutuhan masyarakat, tidak hanya bisnis," kata dia. (Y011/B012)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026