Logo Header Antaranews Kepri

Sejumlah Ruas Jalan Batam Macet Total

Rabu, 3 Oktober 2012 10:53 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Jalan utama menuju sejumlah kawasan industri di Mukakuning dan kawasan lain di Batam macet total setelah sejak pagi ribuan buruh melakukan aksi menuntut penghapusan sistem alih daya (outsourcing), Rabu.

Di kawasan Mukakuning, sejak skitar pukul 06.30 WIB buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Seluruh Indonesia (FSPMI) sudah mulai berkumpul memblokir jalan penghubung kawasan Batam Centre Batuampar dan Nongsa ke Kawasan Industri Tanjunguncang.

Sementara dari Tanjunguncang, buruh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) juga bergerak menuju arah Sekupang untuk menggelar aksi di Dinas Tenaga Kerja Kota Batam sebelum melanjutkan aksi di Kantor Wali Kota Batam.

Buruh dari Batuampar dan kawasan Kabil juga bergerak menuju Kantor Wali Kota Batam di Batam Centre dan akan melakukan aksi bersama dengan buruh dari kawasan lain.

"Dari seluruh kawasan tersebut ada sekitar 25 ribu buruh yang melakukan aksi," kata koordinator Garda Metal FSPMI Batam, Suprapto.

Suprapto mengatakan, selain menolak outshourching, buruh juga menuntut pemerintah menghapuskan upah murah, pemberlakukan BPJS pada 2014 dan pemberlakuan opah sektoral mulai 2013.

"Wali kota sudah menjanjikan pemberlakuan upah sektoral mulai 2013. 'Ami menuntut itu benar-benar direalisasikan," kata dia.

Di Pemkot Batam sejumlah aparat gabungan TNI dan Polri sudah berjaga-jaga sejak pagi.

Petugas juga memasang kawat berduri dihalaman kantor wali kota mengantisipasi kerusuhan yang mungkin terjadi.

Pada jalan utama Mukakuning menuju Batam Centre juga dilakukan pengamanan ketat, terutama pada fasilitas-fasilitas umum.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, berharap aksi buruh pada hari ini bisa berlangsung damai tanpa keributan. (KR-LNO/F002)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026