
Pedagang Puakang Diminta Pindah Paling Lambat November

Karimun (ANTARA Kepri) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, meminta para pedagang di Pasar Puakang Tanjung Balai Karimun pindah ke Pasar Puan Maimun paling lambat awal November 2012.
"Paling lambat seluruh pedagang yang mendapat kios di Pasar Puan Maimun Blok A dalam cabut undi sudah pindah pada awal November. Kalau tidak mau pindah maka kios mereka akan kami berikan kepada pedagang lain," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karimun Sudarmadi di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Sudarmadi mengatakan, tenggat relokasi pedagang Pasar Puakang ke Pasar Puan Maimun pada awal November sudah menjadi kesepakatan dalam rapat beberapa waktu lalu.
Terkait alasan sepi pembeli karena tidak seluruh pedagang dipindahkan ke pasar yang berlokasi sekitar 300 meter dari Pasar Puakang, menurut Sudarmadi tidak bisa dijadikan alasan karena sudah ada kesepakatan antarsesama pedagang saat pencabutan undi.
"Kalau mau jualan, ya pindah lah. Karena sudah ada kesepakatan bahwa pedagang yang kebagian kios harus pindah semua," katanya menegaskan.
Menurut dia, kapasitas Pasar Puan Maimun Blok A yang hanya sekitar 178 kios memang tidak mencukupi untuk menampung seluruh pedagang di Pasar Puakang yang berjumlah mencapai 400 pedagang.
"Untuk pedagang yang tidak kebagian kios di Blok A akan ditempatkan di Blok B yang bangunannya sedang dalam tahap pengerjaan," ucapnya.
Dia mengatakan masih memberikan toleransi kepada pedagang hingga awal November karena pihaknya sedang mengupayakan penyambungan aliran listrik di pasar tiga lantai tersebut.
"Masalah listrik memang menjadi kendala, pengurusannya ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU). Informasi yang kami terima proses pembayaran sudah dilakukan Dinas PU ke PLN, tapi kami tidak tahu kenapa PLN belum melakukan penyambungan" jelasnya.
Ia berharap pihak PLN segera melakukan penyambungan listrik paling lambat akhir Oktober sehingga para pedagang yang memenangi pencabutan undi sudah pindah semua pada awal November.
"Untuk lantai satu dan dua akan ditempati para pedagang ikan dan sayur basah, sedangkan di lantai tiga pedagang pakaian dan lainnya," katanya. (ANTARA)
Editor: Jo Seng Bie
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
