
Legislator: Indonesia Perlu Tambahan Wirausahawan

Batam (ANTARA Kepri) - Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kepulauan Riau, Herlini Amran mengatakan, Indonesia butuh tambahan wirausahawan baru untuk mendorong meningkatnya perekonomian.
"Indonesia butuh segera tambahan wirausahawan baru untuk mendorong peningkatan perekonomian. Wirausahawan yang ada belum cukup untuk menggenjot perekonomian," katanya dalam surat elektronik yang diterima, Rabu.
Herlini mengatakan hal tersebut dalam Pelatihan Kewirausahaan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia di Batam, Selasa (25/12).
Herlini yang merupakan Legislator PKS mengatakan pertumbuhan ekonomi Indoneisa sesungguhnya sangat tergantung dengan banyaknya pengusaha dan wirausahawan.
Perekonomian Indonesia sudah termasuk dalam 15 besar di dunia, namun masih membutuhkan banyak wirausahawan untuk terus maju. Jumlah "enterpreuner" di Indonesia masih sangat rendah, belum mencapai 2 persen dari jumlah penduduk.
Jumlah ini jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan negara-negara lain, kata Herlini.
Menurut data Kementerian Koperasi, saat ini jumlah enterprenur di Indonesia baru 1,56 persen dari total jumlah penduduk 240 juta orang.
Ia mengatakan, teorinya suatu negara dapat maju apabila memiliki minimal enterpreuner 2 persen dari penduduknya.
"Butuh percepatan untuk meningkatkan persentase enterprenur baru meningkatkan perekonomian Indonesia," katanya.
Herlini berharap dengan banyaknya diadakan pelatihan kewirausahaan yang oleh Direktorat Jendral Binapenta Kemenakertras seperti ini akan meningkatkan motivasi kepada warga di Indonesia untuk menumbuhkan semangat berwirausaha.
Dalam pelatihan kewirausahaan bisnis usaha dan tata boga dilaksanakan oleh Yayasan Darussalam Batam, dihadiri oleh peserta ibu-ibu rumah tangga yang memiliki motivasi berwirausaha membangun "home industri" tata boga. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
