
Polisi imbau remaja tidak ikut tren tidur tengah jalan untuk berfoto, berbahaya

Tanjungpinang (ANTARA) - Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau kalangan remaja di daerah itu tidak lagi mengikuti tren berfoto-foto di tengah jalan raya pada saat malam hari, seperti yang sedang viral belakangan ini.
Polisi mendapati laporan warga bahwa sejumlah anak-anak remaja di Tanjungpinang nekat melakukan aksi itu ketika kondisi jalanan sepi dari pengendara di tengah malam hingga dinihari.
"Kami sudah dapat informasi, para remaja itu berfoto di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Kota Piring, hingga Jalan WR Supratman," kata Kepala Satlantas Polresta Tanjungpinang AKP Arbi Guna Bimantara di kantornya, Rabu.
AKP Arbi memberi peringatan keras kepada remaja-remaja tersebut agar tidak mengulangi perilaku yang sama, karena berisiko membahayakan keselamatan mereka maupun pengguna jalan lainnya.
Ia pun menegaskan aksi foto-foto di tengah jalan itu tidak bisa dibenarkan sebab khawatir menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
"Makanya, kami minta aksi semacam itu tidak boleh dilakukan oleh anak-anak kita, meskipun niatnya cuma ikut-ikutan tren," ujarnya.
AKP Arbi turut mengimbau peran aktif orangtua mengawasi anak-anaknya guna mencegah mereka melakukan tindakan berbahaya tersebut.
Sementara, petugas kepolisian lalu lintas secara intens akan melakukan patroli di titik-titik lokasi atau jalanan yang dijadikan sebagai spot foto malam hari.
"Sejauh ini, memang belum ada laporan kejadian kecelakaan imbas aksi foto-foto di jalan, namun kita harus tetap menjaga kondusifitas pengguna jalan raya di Tanjungpinang," demikian AKP Arbi.
Pewarta : Ogen
Editor:
Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026
