Bulog salurkan 374 ton beras SPHP kepada masyarakat Natuna

id Bulog,Natuna,Kepri,SPHP,Beras medium,Premium

Bulog salurkan 374 ton beras SPHP kepada masyarakat Natuna

Penyaluran SPHP melalui GPM yang digelar oleh Polres Natuna, Kepri pada Agustus 2025 di Desa Batubi Jaya. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna, Kepri (ANTARA) - Perum Bulog telah menyalurkan sebanyak 374 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, yang merupakan salah satu daerah perbatasan di Indonesia.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Delly Bayu Putra dikonfirmasi di Natuna, Rabu, mengatakan penyaluran dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serta jaringan mitra resmi Bulog yang ada di Natuna.

“Sampai dengan Selasa (9/9), jumlah beras SPHP yang sudah tersalurkan sebanyak 374 ton,” kata Delly.

Ia menjelaskan beras SPHP yang disalurkan merupakan beras kualitas medium dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp65.500 per kemasan lima kilogram. Penyaluran untuk sementara hanya dilakukan melalui GPM dan mitra resmi Bulog.

GPM, lanjut dia, bisa dilakukan oleh instansi yang bekerja sama dengan Perum Bulog dan di Natuna telah dilakukan lebih dari 20 kali.\

Baca juga: Menteri KP tetapkan 5 KNMP Kepri berpotensi budi daya ikan di Kepri

Meski demikian, lanjut dia, penyaluran bisa juga dilakukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan gerai binaan pemerintah daerah, namun untuk saat ini belum dilakukan karena belum ada Kopdes yang menjadi mitra, begitu juga gerai binaan pemerintah.

Menurut Delly, saat ini terdapat 62 gerai penyalur beras SPHP di Natuna yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Program ini dihadirkan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menekan harga beras agar tetap terjangkau.

Program SPHP merupakan bagian dari langkah pemerintah melalui Perum Bulog dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di berbagai daerah, termasuk wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

“Tujuannya adalah memastikan masyarakat, terutama di wilayah terluar seperti Natuna, tidak kesulitan mendapatkan beras dengan harga wajar,” ujar dia.

Baca juga: Bakamla RI evakuasi Kapal MV Leann yang terbakar di Perairan Anambas

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE