Logo Header Antaranews Kepri

KPK dalami penggunaan uang operasional Papua jadi pembelian aset

Jumat, 17 Oktober 2025 11:38 WIB
Image Print
Ilustrasi - Komisi Pemberantasan Korupsi. (ANTARA/Rio Feisal)

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami penggunaan uang terkait kasus dugaan suap dana penunjang operasional Papua, yakni untuk pembelian aset.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pendalaman tersebut dilakukan lembaga antirasuah dengan memeriksa pramugari RDG Airlines berinisial SPS, dan pihak swasta berinisial MS sebagai saksi (16/10).

“Dalam pemeriksaan kedua saksi ini, penyidik mendalami terkait dengan penggunaan-penggunaan uang yang berasal dari dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana operasional di Papua, termasuk penggunaan-penggunaan uang tersebut untuk pembelian aset di sejumlah tempat,” ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, pada 11 Juni 2025, KPK mengungkapkan kerugian kasus yang berkaitan dengan dugaan suap dana penunjang operasional, serta program peningkatan pelayanan kedinasan kepala dan wakil kepala daerah Pemerintah Provinsi Papua tahun 2020–2022.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPK dalami penggunaan uang dana operasional Papua untuk pembelian aset



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026