
Gubernur: Gas Natuna untuk PLN Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengatakan gas dari Natuna yang disalurkan melalui pipa ke Batam ditujukan untuk PT Pelayanan Listrik Nasional B'right Batam.
"Yang dari Natuna terutama untuk PLN Batam," katanya di Batam, Selasa.
PLN Batam bersama PT UBE sudah menandatangani kontrak dengan KKKS untuk menyalurkan gas ke Batam.
Meski begitu gubernur berharap jika ada sisa, gas bisa disalurkan ke industri di Batam.
Mengenai pembangunan pipa 5 km dari Pulau Pemping ke Batam, ia megatakan berharap bisa diselesaikan secepatnya. Sesuai komitmen Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik.
Di tempat yang sama, Humas PLN B'right Batam Agus Subekti mengatakan belum tahu perkembangan proyek pembuatan pipa 5 km Pemping-Batam, sebagaimana diberitakan media nasional.
"Saya belum tahu. Mungkin baru setingkat direksi yang tahu," kata dia.
Media massa di Jakarta memberitakan PGN yang akan mengerjakan pipa Pemping-Batam setelah beberapa tahun rencana itu terkatung-katung.
Sebelumnya, saat berkunjung ke Batam, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik memastikan pembangunan pipa sambung Natuna-Singapura ke Pulau Batam selesai 2013.
"Pipa 5 km itu tahun ini selesai," kata Jero.
Produksi gas dari Natuna Barat diekspor ke Singapura melalui pipa sepanjang 500 km. Rencananya, pipa itu akan disambung dengan pipa T ke Pulau Pemping untuk kemudian disaluran ke Pulau Batam. Namun, penyambungan pipa ke dalam negeri terkendala, molor beberapa tahun.
Menurut Jero, terhambatnya pembangunan pipa 5 km ke Batam itu disebabkan kurang musyawarah. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
