Logo Header Antaranews Kepri

Danlanal Ranai Utamakan Penanganan Pencurian Ikan

Selasa, 19 Maret 2013 22:45 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Komandan Lanal Ranai yang baru dilantik Kolonel Laut (P) Agoeng MKS mengatakan akan mengutamakan penanganan pencurian ikan di Perairan Natuna, Kepulauan Riau.

"Ilegal fishing menjadi prioritas, untuk kepentingan keamanan negara," kata Agoeng usai dilantik di Batam, Senin.

Perairan Natuna yang berdekatan dengan Laut China rawan pencurian ikan oleh nelayan asing.

Untuk mengamankan perairan Indonesia dari pencurian ikan, ia mengatakan akan bekerja sama dengan pemerintah daerah."Koordinasi pemda, agar pengamanan lebih intensif," kata dia.

Selain itu, ia mengatakan juga akan memaksimalkan kapal patroli KRI yang ada di wilayahnya.

Agoeng mengatakan juga mengutamakan sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui tindakan-tindakan yang melanggar hukum. "Adakan sosialisasi, itu prioritas," kata dia.

Mengenai maraknya kapal perang asing yang lalu lalang di Laut China Selatan yang berdekatan dengan Perairan Natuna, ia mengatakan itu bukan hal yang genting.

Sesuai hukum laut internasional, kata dia, laut, tidak bisa dimiliki, tapi dikendalikan sehingga menjadi kewajiban Indonesia untuk memberikan akses pengguna laut sesuai aturan.

Senada dengan Agoeng, Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Agus Heryana mengatakan sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kewajiban menyiapkan alur laut kepulauan.

"Kapal siapapun termasuk kapal perang boleh melaluinya dalam kondisi normal," kata dia.

Agus Heryana mengatakan wilayah kerja Lanal Batam dan Ranai merupakan wilayah yang memiliki kerawanan tinggi karena terletak pada jalur pelayaran internasional.

"Kami harap pejabat baru dapat bekerja lebih baik dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala ancaman," kata dia.

Kolonel Laut (P) Agoeng MKS menggantikan Kolonel Laut (P) Suhartono sebagai Komandan Angatan Laut Ranai, Natuna.

Kolonel Laut (P) Agoeng MKS, yang lahir di Tarakan pada 21 Desember 1969 lulus Akademi Angkatan laut angkatan 37 pada 1991. Ia pernah bertugas sebagai Komandan KAL F-28, Palaksa KRI Seribua-859, Komandan KRI Silea-858, Palaska KRI Teluk Cirebon-543, Pambadya III Evaldata Srenum Mabes TNI dan Asops Guspurlabar sebelum akhirnya menjabat Komandan Pangkalan Angkatan Laut Ranai.

Selain itu, ia juga pernah mengenyam pendidikan militer Dikpasis angkatan 4, Diklapa I Kom angkatan 10, Diklapa II Koum angkatan 15 dan Dikseskoal angkatan 43.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026