
KPU Karimun Libatkan Pemda Dalam Perekrutan PPS

Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, melibatkan pemerintah daerah untuk membantu perekrutan calon anggota Panitia Pemungutan Suara yang pembentukannya molor dari jadwal.
"Kami sudah menyurati pemerintah daerah melalui lurah dan desa untuk membantu mencari calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas melaksanakan tahapan Pemilu 2014 di tingkat kelurahan dan desa," kata Pelaksana Tugas Ketua KPU Karimun Risdiyansyah usai pelantikan 12 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Risdiyansyah mengatakan pembentukan PPS di tingkat kelurahan dan desa molor dari jadwal akibat minimnya pendaftar yang memenuhi persyaratan, salah satunya lulusan SMA sebagai standar pendidikan minimal sebagaimana diatur dalam undang-undang.
"Yang mendaftar jadi anggota PPS cukup banyak, namun yang memenuhi persyaratan cuma sedikit, terutama untuk kelurahan/desa di daerah pulau. Sebagian besar yang mendaftar tamatan SMP, padahal dalam undang-undang minimal lulusan SMA," ucapnya.
Ketentuan lulusan SMA, kata dia lagi, baru diterapkan dalam Pemilu 2014 sebagaimana diamanatkan UU Pemilu, sedangkan pada Pemilu 2009 hanya mensyaratkan setiap anggota PPS cukup bisa membaca dan menulis.
Dikatakannya, syarat lulusan SMA memang menjadi kendala bagi pihaknya untuk melantik PPK yang seyogyanya sejalan dengan tahapan pencalonan yang dimulai sejak 8 hingga 22 April 2013.
Keterlambatan pelantikan PPS, menurut dia, turut mempengaruhi tahapan pencalonan karena surat keterangan terdaftar sebagai pemilih sebagai salah satu syarat pencalonan dikeluarkan oleh PPS.
"Untuk mengatasinya, surat keterangan terdaftar sebagai pemilih ditangani langsung oleh KPU sehingga tahapan pencalonan tidak terganggu," tuturnya.
Keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan, lanjut dia, diharapkan dapat mempercepatan proses perekrutan PPS sehingga pelantikannya bisa dilakukan pekan depan.
"Jumlah anggota PPS yang dibutuhkan sekitar 100 orang, setiap PPS beranggotakan tiga orang," tambahnya.
Pada kesempatan sama, Ketua PPK Durai Abdul Jamil mengatakan syarat lulusan SMA memang menjadi kendala dalam perekrutan anggota PPS.
"Di Durai memang ada mantan anggota PPS yang bertugas dalam Pemilu 2009 berminat untuk menjadi PPS untuk Pemilu 2014, namun sebagian besar hanya tamatan SMP," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
