
RSUD Natuna terima DAK Rp2,283 M untuk pembangunan ruang NICU

Natuna (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menerima alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp2.283.860.000 pada tahun anggaran 2026 untuk pembangunan atau peningkatan fasilitas ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU).
Direktur RSUD Kabupaten Natuna, dr. Ari Fajarudi di Natuna, Rabu, mengatakan alokasi anggaran tersebut telah tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026.
Kegiatan yang didanai melalui DAK fisik tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Berdasarkan DPA 2026, terdapat kegiatan fisik berupa pembangunan atau peningkatan ruang NICU. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya bagi bayi yang membutuhkan perawatan intensif sejak lahir,” kata dr. Fajarudi.
Baca juga: Pemkab Natuna tanggung biaya pemeriksaan kesehatan JCH 2026
Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan ruang NICU akan segera dilakukan setelah seluruh proses administrasi selesai disusun.
Lebih lanjut, dr. Fajarudi menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026 RSUD Natuna tidak memperoleh kegiatan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Natuna.
Dengan adanya dukungan DAK tersebut, pihak RSUD Natuna berharap kualitas layanan kesehatan rujukan di daerah perbatasan dapat terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat setempat.
“Sementara untuk tahun anggaran 2025, RSUD Natuna mendapatkan DAK fisik yang digunakan untuk pembangunan cath lab atau layanan kateterisasi jantung. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan penyakit jantung bagi masyarakat Natuna,” ujar dia.
Baca juga: 38 calon jamaah haji Natuna telah lunasi biaya haji 2026
Baca juga: Membuktikan potensi swasembada beras di Natuna
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
