Logo Header Antaranews Kepri

Semua Anggota Panwaslu Karimun Berminat di KPU

Jumat, 26 April 2013 21:17 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Semua anggota Panitia Pengawas Pemilu Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (tiga orang) berminat menjadi komisioner di Komisi Pemilihan Umum setempat, Jumat.

"Semua anggota Panwaslu Karimun turut mengembalikan formulir menjelang ditutupnya pendaftaran pada pukul 16.00 WIB," kata Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Komisioner KPU Karimun Zulkhainen di sekretariat tim seleksi Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Zulkhainen mengatakan, ketiga anggota Panwaslu yang mengembalikan formulir masing-masing ketua Tiuridah Silitonga dan dua anggotanya, Mardanus dan Kasirul Fadli.

"Timsel tidak membatasi siapapun yang mau mendaftar, asalkan memenuhi persyaratan. Termasuk juga anggota Panwaslu," ucapnya.

Menurut dia, karir di KPU memang lebih menjanjikan daripada Panwaslu yang bersifat "adhoc" sehingga bisa saja menjadi alasan mendaftarnya seluruh anggota Panwaslu Karimun dalam proses seleksi.

"Masa bakti komisioner KPU lima tahun, mungkin ini yang menjadi alasan anggota Panwaslu turut mendaftar," kata dia.

Selain itu, ucap dia, satu komisioner "incumbent" di KPU Karimun, Evi Herita juga menyerahkan berkas pendaftaran.

"Anggota KPU Provinsi Kepri Nasruddin juga menyerahkan berkas pendaftarannya ke kita," katanya seraya menambahkan jumlah peserta yang mengembalikan formulir hingga ditutupnya masa pendaftaran sebanyak 40 orang.

Secara terpisah, Ketua Panwaslu Karimun Tiuridah Silitonga mengatakan dirinya berminat karena tidak ada peraturan yang melarang anggota Panwaslu mengikuti seleksi komisioner KPU.

"Ada dua alasan kami memutuskan untuk mendaftar jadi komisioner KPU. Pertama, karirnya lebih menjanjikan karena masa tugasnya lima tahun, sedangkan Panwaslu bersifat 'adhoc'. Pemilu selesai, tugas kami pun selesai. Kedua, kami kecewa dengan anggaran operasional di Panwaslu yang minim dan tidak jelas. Honor kami saja baru dibayarkan dua bulan sejak dilantik pada Januari," katanya. (Antara)

Editor: Iskandar Zulkarnaen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026