Logo Header Antaranews Kepri

Disduk Imbau Swasta Siapkan "Card Reader" e-KTP

Senin, 27 Mei 2013 23:25 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengimbau perusahaan swasta menyiapkan "card reader" yang berfungsi membaca "chip" kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

"Perusahaan swasta, perbankan atau yang lain sudah selayaknya menyiapkan 'card reader' e-KTP sehingga warga tidak perlu lagi memfotokopinya," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun Muhammad Firmansyah di Tanjung Balai Karimun, Senin.

Menurut Muhammad Firmansyah, program e-KTP dicanangkan pemerintah bertujuan untuk memperbaharui sistem administrasi kependudukan dari manual menjadi elektronik.

"Sayang jika teknologi e-KTP tidak dimanfaatkan jika warga masih diminta untuk melampirkan fotokopiannya," katanya.

"Card reader, kata dia, memiliki fungsi merekam chip e-KTP yang berisikan rekam retina mata dan sidik jari pemegangnya.

"Sistem ini lebih efektif dan akurat dibandingkan fotokopi karena retina mata dan sidik jari pasti tidak sama. Jadi, warga tidak perlu lagi melampirkan fotokopian untuk berbagai keperluan, seperti permohonan kredit atau lainnya," ujarnya.

Mengenai belum tersedianya "card reader" e-KTP di lingkungan Pemkab Karimun, ia mengatakan masih menunggu bantuan dari Kementerian Dalam Negeri.

"Ke depan, seluruh satuan kerja perangkat daerah akan dilengkapi 'card reader' e-KTP. Tetapi pengadaannya dari pusat," katanya.

Namun demikian, kata dia, e-KTP boleh difotokopi meski sebelumnya ada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri yang melarang e-KTP difotokopi.

"Boleh difotokopi karena sudah ada pernyataan dari BPPT. Tetapi kami sarankan warga cukup sekali saja memfotokopinya, selanjutnya bisa difotokopi ulang sehingga tidak perlu lagi memfotokopi e-KTP yang asli," ujarnya.

Firmansyah menambahkan, hingga saat ini, perekaman e-KTP sudah mencapai 142.000 jiwa dari total wajib KTP sekitar 159.000 jiwa. Sedangkan e-KTP yang selesai dicetak sekitar 97.000 dan sudah didistribusikan melalui kantor lurah dan desa. (Antara)

Editor: Eddy K Sinoel



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026