
Demo Penolakan BBM Batam Dua Terluka
Jumat, 21 Juni 2013 12:06 WIB

Batam (Antara Kepri) - Unjukrasa menolak kenaikan BBM bersubsidi di Kantor DPRD Kota Batam ricuh setelah buruh mendesak masuk ke kantor dewan sementara sejumlah petugas sudah melakukan penjagaan ketat, Jumat.
Seorang pekerja Toni dari FSPMI terkena luka di wajah. Dia mengaku dipukul oknum polisi yang menjaga aksi unjukrasa. Sementara petugas polisi, Briptu Hamdan mengalami luka di tangan. Dia mengatakan terkena benda yang dilempar.
Mereka ditangani oleh petugas klinik kesehatan DPRD Kota Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
