
Pemkot Tanjungpinang kucurkan Rp2,6 miliar untuk insentif kader posyandu

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, resmi menyiapkan anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk honorarium atau insentif para kader posyandu. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan bahwa posyandu bukan sekadar tempat penimbangan balita, melainkan fondasi utama pelayanan dasar pemerintah. Penyerahan bantuan honorarium dilakukan secara simbolis di Aula Kantor Dinas Sosial, Selasa (17/3).
"Posyandu adalah garda terdepan dalam pelayanan dasar di tengah-tengah masyarakat," tegas Lis Darmansyah usai acara penyerahan.
Menurut wali kota peran para kader posyandu sangat penting dalam membantu pemerintah dalam memberikan edukasi di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kepri 18 Maret: Siang Terik, Waspada Hujan di Malam Hari
Para kader posyandu telah memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masyarakat Tanjungpinang yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Oleh karena itu, kata Lis, Pemkot Tanjungpinang menyerahkan honorarium sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas dedikasi serta kerja keras seluruh kader posyandu se-Kota Tanjungpinang.
"Meskipun nilainya tidak seberapa, kami harap honorarium ini dapat menjadi obat penyemangat bagi para kader posyandu untuk terus berkarya dan melayani masyarakat dengan ikhlas dan sepenuh hati," ucapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Tanjungpinang Marzul Hendri melaporkan total posyandu di Kota Gurindam itu sebanyak 145 lokasi, dengan rincian Kecamatan Tanjungpinang Barat 34 posyandu, Kecamatan Tanjungpinang Timur 54 Posyandu, Kecamatan Tanjungpinang Kota 16 Posyandu dan Kecamatan Bukit Bestari berjumlah 41 Posyandu.
Baca juga: Polda Kepri amankan pelaku calo tiket kapal Pelni di pelabuhan Batu Ampar
Ia menyebut untuk saat ini honorarium yang dapat dibayarkan oleh Pemkot Tanjungpinang kepada kader posyandu sebanyak 725 orang untuk dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2026.
"Setiap posyandu dianggarkan untuk lima orang kader dan masing-masing kader akan mendapatkan Rp600 ribu dengan total Rp3 juta di setiap posyandu," katanya.
Marzul menambahkan pemberian honorer tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemkot Tanjungpinang dalam memotivasi dan meningkatkan kinerja serta kelancaran operasional posyandu.
Baca juga:
Kepri siapkan langkah strategis ketahanan pariwisata di tengah eskalasi global
Puskesmas Batam buka 24 jam saat libur Lebaran 2026
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
