
Polda Kepri buka kanal pengaduan layanan anggota Polri saat arus mudik

Tanjungpinang (ANTARA) - Polda Kepulauan Riau (Kepri) membuka kanal pengaduan terkait pelayanan anggota Polri di lapangan melalui scan Barcode Pengaduan Propam yang tersedia di setiap pos pelayanan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri sekaligus Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2026 Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengatakan layanan tersebut guna memastikan pelayanan anggota di lapangan berjalan profesional.
"Setiap laporan yang masuk melalui sistem Barcode Pengaduan Propam akan diproses secara transparan. Pelapor akan menerima bukti digital berupa Surat Penerimaan Pengaduan Propam (SP2), sebagai tanda bahwa laporan telah diterima secara resmi," ujar Kabid Humas di Tanjungpinang, Selasa.
Mekanisme pelaporan ini, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pengawasan internal Polri.
Kombes Nona menyebut keterlibatan publik dalam mengawasi kinerja aparat kepolisian merupakan bagian penting dalam mendorong terwujudnya institusi Polri yang profesional dan akuntabel.
Baca juga: RSUD di Natuna tetap buka selama libur lebaran
Selain itu, lanjut Kabid Humas, pihaknya juga membuka layanan Call Center 110 yang siaga 24 jam atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps. Layanan ini dapat dimanfaatkan warga apabila membutuhkan bantuan kepolisian, apalagi saat mudik Lebaran.
Demikian pula bagi pemudik yang khawatir meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Polda Kepri turut menyediakan layanan penitipan kendaraan dan barang berharga di kantor polisi terdekat secara gratis.
"Kami ingin masyarakat mudik dengan tenang, aman, dan nyaman. Polri hadir untuk melayani dan melindungi," ujar Kombes Nona.
Kabid Humas menambahkan Polda Kepri bersama Basarnas dan KSOP juga menyiagakan personel di pelabuhan-pelabuhan utama arus mudik Lebaran guna mengawasi ketat kepatuhan terhadap protokol keselamatan, termasuk larangan kelebihan muatan dan kewajiban ketersediaan alat keselamatan seperti jaket pelampung.
Ia menekankan nakhoda dan operator kapal 0 tidak mengabaikan perubahan cuaca serta memastikan kapal laik laut dan muatan sesuai ketentuan.
"Kepada pemudik, pantau kondisi cuaca sebelum berangkat dengan mengakses laman BMKG agar perjalanan mudik berjalan aman dan lancar," demikian Kombes Nona.
Baca juga: Polda Kepri amankan pelaku calo tiket kapal Pelni di pelabuhan Batu Ampar
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
