Logo Header Antaranews Kepri

Kualitas Udara Batam Membaik

Selasa, 25 Juni 2013 16:34 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Kualitas udara Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa, mulai membaik dibandingkan dengan selama pekan lalu akibat kabut asap kebakaran hutan di Sumatra, kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendi Purnomo.

"Total suspended partikulat relatif lebih baik dibandingkan hari sebelumnya," katanya di Batam Selasa.

Berdasarkan pengukuran alat pemantau kadar debu yang dimiliki Pemerintah Kota Batam hingga sekitar pukul 12.00 WIB, nilai suspended partikulat mencapai 77 sampai dengan 85 mikrogram per meter kubik, mendekati normal Batam sekitar 50 mikrogram per meter kubik.

Perbaikan kualitas udara itu, selain disebabkan penurunan jumlah titik api di Sumatra, juga karena cuaca Batam hujan ringan yang bersifat lokal. Air hujan rintik di beberapa wilayah mampu menyapu debu dan kabut asap dari Sumatera.

Dendi mengatakan pemerintah kota tidak dapat melakukan banyak hal untuk mengurangi pencemaran udara karena sumber kabut asap berasal dari daerah lain.

"Kami tidak bisa apa-apa, karena ini dampak dari daerah lain," kata dia.

Ia berharap hujan dapat mengguyur wilayah Batam untuk mengurangi debu dan kabut asap yang terbawa angin.

Satgas Penanggulangan Bencana Asap diterjunkan di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Riau, yaitu Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Bengkalis untuk mengatasi asap.

Anggota Satgas yang terdiri atas personel TNI AD, TNI AU, TNI AL, Kementerian Kehutanan, BMKG, Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BNPB, dan BPKP akan memadamkan api melalui wilayah darat dan melakukan serangkaian bakti sosial.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif mengatakan pihaknya menunggu ketersediaan pesawat untuk "water bombing". (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026