
Pemkab Natuna prioritaskan kebutuhan nakes dan guru pada pengadaan ASN

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memprioritaskan kebutuhan tenaga kesehatan dan guru dalam rencana pengadaan aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, di Natuna, Selasa, mengatakan kedua formasi tersebut menjadi perhatian utama karena jumlah pegawai di sektor kesehatan dan pendidikan terus berkurang dari tahun ke tahun.
Menurut dia, kebutuhan guru menjadi salah satu yang paling mendesak, sebab setiap tahun, jumlah guru di Natuna berkurang sekitar 30 orang, baik karena memasuki masa pensiun maupun sebab lainnya. Kondisi ini perlu segera diantisipasi agar proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tetap berjalan optimal.
"Kita fokus pada tenaga kesehatan dan guru. Untuk guru, setiap tahun jumlahnya berkurang sekitar 30 orang," ucapnya.
Baca juga: Antisipasi Petir, PLN Batam beri tips jaga perangkat elektronik tetap aman
Ia menjelaskan, pada 2026 Pemkab Natuna tidak mengusulkan formasi ASN baru. Namun, pada tahun-tahun berikutnya pemerintah daerah berencana kembali mengusulkan kebutuhan ASN, khususnya melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Sebelum pengusulan dilakukan, setiap perangkat daerah akan memetakan kebutuhan pegawai pada akhir tahun melalui aplikasi yang telah disediakan pemerintah.
Kebutuhan tenaga kesehatan dihitung melalui aplikasi Rencana Kebutuhan (Renbut), sedangkan kebutuhan guru mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
"Kami akan memetakan kebutuhan ASN agar pengadaan benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah. Pelaksanaannya juga akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah," kata Alim.
Baca juga: Disdik Kepri pastikan proses SPMB tahun 2026 bebas dari praktik siswa titipan
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
