Logo Header Antaranews Kepri

Wisman Timteng ke Batam Meningkat 100 Persen

Senin, 5 Agustus 2013 22:26 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Jumlah wisatawan manca negara asal negara-negara Timur Tengah ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, meningkat lebih dari 100 persen pada beberapa bulan terakhir, kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri.

Umumnya, wisman asal Timur Tengah ke Batam melalui Malaysia atau Singapura untuk menghabiskan masa liburan, kata Yusfa di Batam, Senin.

Menurut dia, wisman Timur Tengah memilih berlibur di Batam karena kota itu bernuansa islami sebagai bagian dari Melayu Islam. Selain itu, warga Batam yang mayoritas Muslim juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisman asal Timur Tengah.

Untuk melayani wisman asal Timur Tengah, ia mengatakan, perusahaan kapal feri Wave Master tertarik menggarap pelayaran khusus ke Batam.

"Saya sudah bertemu dengan operator Wave Master yang menjajaki pasar wisman Timur Tengah ke Batam. Nanti dicarikan hub-nya, bisa di Singapura atau Malaysia," kata dia.

"Hub" atau pelabuhan penghubung dibutuhkan mengingat saat ini belum ada penerbangan langsung dari Batam ke negara-negara di Timur Tengah dan sebaliknya.

Sebanyak 643.676 wisatawan mancanegara mengunjungi Kota Batam pada semester pertama 2013, atau naik sekitar 4,3 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada Juni 2013, sebanyak 126.277 wisman ke Batam, naik 7,8 persen dibanding tahun sebelumnya, kata Yusfa.

Seperti pada tahun-tahun lalu, mayoritas wisman yang ke Batam adalah warga Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, India, China, Australia, dan Amerika.

"Ini sebuah berkah bagi Batam, karena seluruh pihak bekerja keras untuk meningkatkan kunjungan wisman," kaa Yusfa.

Menurut dia, jumlah kunjungan wisman terus meningkat setiap bulan. Jumlah wisman pada Juni 2013 meningkat sekitar 15,5 persen dibanding Mei 2013 yang mencapai 117.408 orang. Dengan peningkatan itu, Pemerintah Kota Batam optimistis mampu mencapai target 1,25 juta wisman pada 2013. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026