Logo Header Antaranews Kepri

Polisi Periksa Penjaga Kantor Disnaker Batam

Kamis, 14 November 2013 19:55 WIB
Image Print
Wali Kota Batam tinjau Kantor Disnaker terbakar (antarakepri.com/YJ Naim)

Batam (Antara Kepri) - Aparat Kepolisian Resor Kota Barelang memeriksa dua orang penjaga Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Batam untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh ruangan di lantai dua kantor itu.

"Kami memeriksa dua orang saksi, mereka yang bertugas menjaga," kata Kasat Reskrim Kompol Ponco Indrio di lokasi kejadian, Kamis.

Ia mengatakan polisi masih mengumpulkan data yang diperlukan untuk mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Mengenai kerugian, ia mengatakan polisi juga belum bisa menafsirkan karena belum mendapatkan data dari pihak Disnaker.

Sementara itu, Polda Kepri menurunkan tim inavis untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Kapolda Kepri, Brigjen Pol Drs Endjang Sudrajat mengatakan dari hasil penyelidikan Tim Inavis nantinya akan diketahui asal api, baru dari situ bisa dibentuk dugaan awal penyebab kebakaran.

Kapolda masih enggan menduga penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh ruangan di lantai II Disnaker, termasuk dugaan adanya sabotase pasca-Wali Kota menerbitkan surat rekomendasi Upah Minimum Kota ke Gubernur Kepri.

"Dari mana indikasinya (sabotase-red), sekarang faktanya, terbakar. Nanti dilihat apa penyebabnya. Untuk mengetahui penyebabnya, butuh penyelidikan," kata dia.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan juga enggan menduga penyebab kebakaran. "Sesuai dengan prosedur, saya tidak berwenang menduga penyebab kebakaran. Ada pihak lain yang berwenang menganalisa," ucap Wali Kota.

Wali Kota juga enggan menghubungkan kebakaran yang terjadi Kamis subuh itu dengan pemberian rekomendasi nilai Upah Minimum Kota (UMK) Batam yang dirilis Pemkot Batam pada Selasa (12/11) sore.

"Saya tidak mengaitkan ini dengan UMK," kata Wali Kota.

Api menghanguskan seluruh ruangan di lantai II Kantor Dinas Tenaga Kerja Batam yang terletak di Jalan Raja Haji, Sekupang.

Menurut saksi mata, Ismail Saragih, api disebabkan sambaran petir yang menyambar bagian tengah perkantoran dan langsung menyebar ke seluruh ruangan di lantai II.

Petir menyambar sekitar pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat dan langsung menyebar ke seluruh ruangan.

"Waktu itu ada petir besar sebelum hujan. Petir menyambar bagian tengah, api dari situ baru menjalar," ungkap dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026