Logo Header Antaranews Kepri

Masyarakat Senang Adanya Penyuluhan DKP

Jumat, 15 November 2013 17:52 WIB
Image Print
Penyuluhan DKP Kepri/Istimewa

Lingga (Antara Kepri) - Masyarakat yang bermukim di Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga mengakui senang dengan turunnya Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau dalam memberikan penyuluhan pengembangan kawasan di daerah mereka.

"Dengan adanya tim penyuuhan yang datang langsung selain kami dapat bertemu, bertatap muka juga dapat mengali ilmu tentang apa yang hendak kami buat," ujar Rasyid seorang warga Pulau Duyung.

Nelayan yang membudidaya tripang ini mengaku dapat menambah ilmu dan wawasannya tentang tripang yang bernilai jual tinggi.

"Saya memang kekurangan modal untuk mengelola keramba tripang karena cukup mahal, harus beli tiang pancang dan jaring. Tadi dah dijelaskan pemerintah dapat bantu apabila ada proposal dan melalui kelompok masyarakat," katanya.

Menurut Rasyid, dulu sehari-hari menjaring ikan dilaut namun dalam dua tahun ini dia beralih sebagai pembudidaya tripang. Minatnya membudidayakan tripang selain hewan laut itu mudah ditangkar juga bernilai ekonomis.

Sebelumnya dia coba beternak rumput laut, namun kesulitan mendapatkan bibit. Sedangkan tripang selain di perairan tempat tinggalnya banyak juga dia beli dengan warga sekitar.

"Dalam tambak saya ada sekitar 400 tripang. Sebagian saya beli dari masyarakat. Dulu saya senang juga buat sup tripang tapi sekarang dah mikir untuk makannya karrena nilai jualnya mahal," ujar Rasyid seraya menambahkan tripang kering dihargai hingga Rp2 juta/kilogram.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan DKP Kepri DR. Eddiwan menjelaskan sangat senang dengan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya perairan yang ada di daerah mereka.

"Kesadaran masyarakat untuk beralih dari perikanan tangkap ke budidaya sangat bagus karena akan berpengaruh pada kesejahteraan," ujar Eddiwan.

Ia menjelaskan, pihaknya memang sedang mengalakkan perikanan budidaya karena potensinya besar, pendapatan masyarakat nelayan juga tinggi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Kami siap membantu dan itu sebabnya ada penyuluhan yang turun ke pulau-pulau dikawasan pesisir dan terpencil," katanya.

Sementara itu, H. Sofian Syamsir anggota Komisi III DPRD Kepri mengungkapkan masyarakat yang bermukim jauh dari pusat informasi sulit untuk mendapatkan bandingan untuk melakukan usaha perikanan.

"Itu sebabnya kami turun dan ada program penyuluhan bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan, cara mengatasi kendala dalam bidang usaha perikanan serta pemasarannya," ucap Sofian. (Antara)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026