Logo Header Antaranews Kepri

Pengawas Kecamatan Karimun Belum Terima Gaji

Jumat, 15 November 2013 21:55 WIB
Image Print
Panwaslu (antaranews.com)

Karimun (Antara Kepri) - Panitia Pengawas Kecamatan pada 12 kecamatan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau tiga bulan belum terima gaji, kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Karimun Tiuridah Silitonga.

"Walaupun tiga bulan belum terima gaji, Panwascam di 12 kecamatan tetap bekerja mengawasi setiap tahapan Pemilu 2014," katanya di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Tiuridah mengatakan, keterlambatan pembayaran gaji anggota Panwascam yang berjumlah 36 orang dikarenakan dana untuk itu belum ditransfer oleh Bawaslu pusat.

"Sebelumnya, anggota Panwascam mengeluhkan masalah pembayaran gaji yang tidak kunjung terealisasi. Namun, kami mendapat informasi dari Bawaslu Kepri, bahwa gaji Panwascam sudah ditransfer ke rekening," katanya.

Menurut dia, gaji Panwascam yang tertunda tiga bulan itu kemungkinan baru dibayar pekan depan karena terbentur hari Jumat.

"Hari Jumat waktu mepet, tidak sempat mencairkannya apalagi dananya baru masuk kemarin. Pencairannya nantinya dilakukan di Kantor Panwaslu,' kata dia.

Ia juga mengatakan, dana yang ditransfer Bawaslu Kepri itu baru untuk pembayaran gaji, belum termasuk biaya operasional.

Sedangkan gaji Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), menurut dia belum dapat dicairkan karena dananya belum ditransfer.

"Belum ada informasi kapan gaji PPL dicairkan, yang jelas kami berharap segera dibayarkan agar tidak mengganggu kinerja," katanya.

Menurut dia, tugas-tugas pengawasan tahapan Pemilu oleh Panwascam tetap berjalan namun tentu disesuaikan dengan kemampuan apalagi dana operasional bagi Panwascam belum disalurkan.

"Mereka kami imbau agar tetap bekerja demi suksesnya seluruh tahapan Pemilu. Sejak awal, kami sudah menekankan agar bersabar terkait gaji yang menunggak sampai tiga bulan. Utamakan tugas-tugas lapangan dengan mencari dana talangan," katanya.

Sementara itu, Ketua Panwascam Kundur, Nasri mengeluhkan soal gaji yang sudah tiga bulan belum ia terima.

"Bagaimana bisa kami bekerja secara profesional dan optimal jika gaji tidak diterima, dari mana kami harus membiayai pelaksanaan tugas di lapangan," katanya.

Ia bersyukur setelah mengetahui bahwa gaji yang menunggak itu akan disalurkan pada pekan depan.

"Kami berharap pembayaran gaji tiap bulan, jangan lama-lama sampai tiga bulan seperti ini," tambah Nasri.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026