
KPU Karimun Lakukan Validasi Pemilih Tanpa NIK

Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau melakukan validasi dan verifikasi pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK).
"Bukti fisik dan dokumen pendukung sudah kami terima dari panitia pemungutan suara (PPS). Hari ini, mulai kita validasi dan verifikasi," kata Ketua Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Karimun Ahmad Sulton di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Ahmad Sulton menjelaskan, PPS dari 10 kecamatan telah merampungkan dan menyerahkan hasil verifikasi pemilih tanpa NIK di wilayahnya, sedangkan untuk dua kecamatan yakni Moro dan Durai sudah selesai namun masih dalam proses pengiriman ke kantor KPU.
"Ada dua kardus bukti fisik dan dokumen pendukung yang akan kami validasi. Kami akan lembur untuk memvalidasinya sehingga diharapkan sudah rampung pada 1 Desember 2013," ucapnya.
Berdasarkan verifikasi KPU pusat, sebanyak 2.251 pemilih di Kabupaten Karimun tidak memiliki NIK. Sementara itu, data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun, jumlah pemilih yang tidak memiliki NIK sebanyak 1.216 orang.
"Data dari KPU pusat dan Disduk akan kita validasi ulang kita cocokkan dengan data dari PPS," ucapnya.
Ia juga mengatakan, validasi juga bertujuan untuk memastikan bukti fisik yang diserahkan PPS dilengkapi dengan berita acara perbaikan NIK, berita acara untuk pemilih yang benar-benar belum memiliki NIK yang ditandatangani oleh pemilih, ketua RT dan lurah.
"Mengenai pemilih yang benar-benar belum memiliki NIK akan kita koordinasikan dengan Disduk, terserah Disduk apakah pemilih tersebut direkam datanya untuk pengurusan e-KTP sehingga mereka memiliki NIK untuk dicantumkan dalam DPT," tuturnya.
Terkait pemilih yang tidak memiliki NIK, ia mengatakan akan dikoordinasikan dengan KPU provinsi apakah mereka akan tetap dicatat dalam DPT. "Nanti, KPU provinsi akan berkoordinasi dengan KPU pusat terkait pemilih tidak memiliki NIK itu, terutama bagi mereka yang bukan warga Karimun asli," ucapnya.
Ia berharap, validasi pemilih tanpa NIK rampung sesuai target sehingga bisa diumumkan kepada masyarakat.
"Kami berharap proses validasi cepat selesai dan diharapkan tidak ada masalah lagi di kemudian hari," tambah Ahmad Sulton.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
