
Kantor Dinas Tenaga Kerja Batam Terbengkalai

Batam (Antara Kepri) - Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Kepulauan Riau yang terbakar sekitar dua bulan lalu hingga kini masih terbengkalai, puing-puing sisa kebakaran bertebaran di kantor dua lantai itu.
"Belum ada perbaikan dalam waktu dekat," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Zarefriadi di Batam, Selasa.
Perbaikan kantor yang berada di Jalan Raja Haji Sekupang itu belum dianggarkan APBD. Untuk sementara, hingga batas waktu yang belum ditentukan, Dinas Tenaga Kerja menumpang di gedung bekas kediaman dinas Wali Kota Batam di Jalan Kartini, Sekupang.
Sejak kebakaran terjadi Rabu (14/11), ia mengaku belum pernah menengok kantor yang masih diberi garis polisi itu.
Menurut Zaref, seorang penjaga malam ditugasi untuk menjaga aset pemerintah yang tersisa di gedung yang terbakar karena disambar petir itu.
"Kalau ada pemulung memungut barang, sebenarnya tidak boleh. Itu masih aset negara," kata dia.
Sementara itu, pantauan Antara, seorang pemulung memasuki kantor yang masih bergaris polisi memungut sisa-sisa barang yang masih bernilai ekonomis.
Menggunakan sepeda motor bergerobak, seorang pemulung membungkuk, meloloskan diri dari pita polisi yang melintang. Setelah sekitar 10 menit, pemulung ke luar membawa beberapa besi sisa kebakaran.
Saat hendak dikonfirmasi, pemulung itu melaju menggunakan sepeda motornya.
Kantor Dinas Tenaga Kerja Batam terbakar pada Rabu (14/11) sekitar pukul 5.00 WIB. Diduga kebakaran yang menghanguskan seluruh lantai II dan sebagian lantai I gedung itu akibat tersambar petir.
Menurut saksi mata, Ismail Saragih, petir menyambar bagian tengah perkantoran dan langsung menyebar ke seluruh ruangan di lantai II.
"Waktu itu ada petir besar sebelum hujan. Petir menyambar bagian tengah, api dari situ baru menjalar," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
