
Penumpang Kapal dari Batam Melonjak Jelang Imlek

Batam (Antara Kepri) - Jumlah penumpang kapal laut yang berangkat dari Batam melalui Pelabuhan Domestik Sekupang dua hari menjelang hari pertama Imlek 2565 melonjak empat kali lipat daripada hari-hari biasa.
"Pada hari-hari biasa penumpang hanya sekitar 1.500 orang. Hari ini sudah melonjak di atas 5.000 penumpang," kata petugas Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam, Mario Sihotang, Rabu.
Ia mengatakan, lonjakan jumlah penumpang paling banyak ke Tanjungbatu, Moro, Selatpanjang yang bisa ditempuh 1-3 jam dari Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam.
"Untuk tujuan lain seperti Tanjung Balai Karimun, Dumai, Buton, dan beberapa tujuan lain sudah meningkat namun tidak terlalu signifikan," kata dia.
Pada Rabu, kata dia, kepadatan penumpang nampak sejak sekitar pukul 07.00 WIB pagi hingga kapal terakhir sekitar pukul 16.30 WIB.
"Semua kapal penuh penumpang yang mudik untuk merayakan Hari Raya Imlek di kampung halaman," kata Mario.
Ia mengatakan, sepanjang Rabu cuaca perairan Batam masih kondusif dan aman untuk pelayaran meski gelombang cukup tinggi.
"Musim utara belum usai. Jadi gelombang masih cukup tinggi, namun secara keseluruhan masih aman untuk pelayaran," kata dia.
Meski pada Rabu sudah terdapat lonjakan signifikan, Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang memperkirakan puncak mudik terjadi pada Kamis (30/1), satu hari jelang Imlek.
"Untuk besok, penumpangnya bisa jadi tembus 8.000 orang. Sejumlah perusahaan pelayaran juga menyiapkan armada tambahan mengantisipasi jumlah penumpang yang banyak dan tidak terangkut kapal reguler," kata Mario.
Sementara itu, jumlah penumpang dengan penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam tujuan Pontianak Kalimantan Barat juga padat.
"Pesawat tujuan Pontianak seperti Lion Air penuh penumpang," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
