
Setiap TPS Dilengkapi Alat Bantu Tunanetra

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan setiap tempat pemungutan suara (TPS) dilengkapi alat bantu tunanetra.
"Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kepulauan Riau (Kepri) 3.745. Alat bantu tunanetra itu disiapkan di setiap TPS untuk membantu pemilih tunanetra menggunakan hak suaranya," kata Ketua KPU Kepulauan Riau (Kepri) Said Sirajudin, di Tanjungpinang, Sabtu.
Ia menambahkan, proyek pengadaan alat bantu tunanetra ditangani oleh KPU RI, termasuk surat suara dan tinta sidik jari. Alat bantu tunanetra, surat suara dan tinta sidik jari diharapkan sudah sampai di kabupaten dan kota paling lama 20 Maret 2014.
KPU Kepri sudah menyampaikan kepada KPU RI terkait kendala-kendala yang dihadapi dalam mendistribusikan sebagian logistik di Kepri. Kendala-kendala yang harus diatasi berhubungan dengan sebagian pemilih yang tinggal di pulau-pulau.
Distribusi logistik ke pulau-pulau yang berpenghuni membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal itu yang menyebabkan seluruh logistik yang ditangani KPU RI harus sampai di KPU kabupaten dan kota pada 20 Maret 2014.
Jika pada saat itu tidak sampai, dikhawatirkan distribusi ke kecamatan hingga ke TPS menjadi terlambat.
"Distribusi logistik sampai ke kabupaten dan kota itu merupakan tanggung jawab pihak ketiga, pemenang lelang. Selanjutnya, distribusi hingga ke TPS dilakukan secara swakelola oleh KPU kabupaten dan kota," ujarnya.
Said belum dapat memastikan apakah distribusi logistik membutuhkan dukungan kapal Polri atau pun TNI Angkatan Laut. Kebijakan itu dapat dilakukan jika gelombang laut tinggi terjadi di perairan Bintan, Natuna, Anambas, Lingga dan Karimun, yang memiliki banyak pulau berpenghuni.
Kondisi gelombang laut di Kepri sekarang masih cukup tinggi, meski tidak setinggi bulan Oktober 2013-Januari 2014.
"Kalau dibutuhkan, kami akan berkoordinasi dengan KPU RI untuk meminta bantuan dari Panglima TNI," ungkapnya.
Sebelumnya, dari Jakarta dilaporkan, KPU RI bersama 15 perusahaan pemenang lelang 21 paket logistik Pemilu 2014 menandatangani kontrak kerja sama pada Jumat (24/1). Anggaran untuk pengadaan dan distribusi tiga jenis logistik Pemilu 2014, yakni surat suara, tinta sidik jari, dan alat bantu tunanetra menyedot uang negara sebesar Rp870 miliar.
Sebelas perusahaan atau konsorsium pemenang lelang 15 dari 21 paket pekerjaan logistik Pemilu 2014 adalah PT Macananjaya Cemerlang Klaten Jawa Tengah (Jateng), PT Granesia Bandung Jawa Barat (Jabar), PT Pura Barutama Kudus Jateng, PT Gramedia Palmerah Jakarta, PT Temprint Palmerah Jakarta, PT International Media Web Printing Kalideres Jakarta, PT Balai Pustaka Persero Pulogadung Jakarta, PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Solo Jateng, PT Temprina Media Grafika Surabaya Jawa Timur (Jatim), CV Arya Duta Cibinong Jabar, dan CV Titian Ilmu Bandung Jabar. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
