
Listrik Batam Padam Total

Batam (Antara Kepri) - Aliran listrik di seluruh Kota Batam Kepulauan Riau padam total, Jumat, sejak pukul 16.50 WIB, b'right Pelayanan Listrik Nasional b'right Batam masih menyelidiki penyebabnya, kata Manager Humas b'right PLN Batam Achirul Soleh.
Beberapa pembangkit listrik yang digunakan b'right PLN Batam mati secara serentak sehingga aliran listrik putus secara meluas.
Hingga saat ini, b'right PLN Batam masih mencari tahu penyebab matinya pembangkit listrik.
Meski begitu, b'right PLN Batam berupaya mengatasi pemadaman dengan menghidupkan pembangkit listrik lainnya dan menyalurkan listrik ke masyarakat.
Namun, karena pembangkit yang tersisa tidak mampu melayani beban puncak secara sekaligus, maka penyalaan listrik dilakukan bergilir. Beban puncak listrik rata-rata di Batam sebesar 290 mega watt.
"Sekarang sudah ada beberapa tempat yang listriknya sudah hidup kembali," kata Achirul.
B'right PLN Batam belum dapat memastikan sampai kapan seluruh listrik di Batam dapat normal kembali, namun anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) itu berupaya maksimal agar pelayanan listrik tidak terganggu.
Achirul mengatakan, dalam menyalurkan listrik, b'right PLN Batam mendulukan tempat-tempat yang fital seperti rumah sakit dan bandara agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
"Kami mengharapkan listrik dapat pulih segera, agar tidak menganggu aktifitas masyarakat," kata dia.
Sementara itu, matinya listrik secara tiba-tiba mengagetkan warga Batam yang tengah beraktifitas.
"Tidak ada hujan petir, tiba-tiba listrik mati, biasanya listrik mati karena petir, ini kenapa," tanya warga Batu Ampar, Gino.
Ia berharap b'right PLN Batam segera menyalurkan listrik, karena mulai malam.
"Hari semakin gelap, kalau mati lampu, jadi sulit bergerak. Apalagi di jalan-jalan. Mudah-mudahan PLN segera mengetahui penyebabnya dan menyalakan kembali listriknya," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
