
Pemilih Karimun Berkurang 387 Orang

Karimun (Antara Kepri) - Jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau berkurang sebanyak 387 orang, yaitu dari 165.583 menjadi 165.196 orang.
"Pengurangan itu merupakan hasil perbaikan hingga 18 Februari 2014," kata Komisioner yang juga Ketua Pokja Pemutakhiran Data Pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun Ahmad Sulton di Kantor KPU Karimun, Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Ahmad Sulton mengatakan, pengurangan tersebut terjadi karena pemilih meninggal dunia, tercatat ganda, mengalami gangguan jiwa dan pindah ke daerah lain.
"Yang paling banyak adalah pindah ke daerah lain, yaitu penghuni Rutan Tanjung Balai Karimun yang kembali ke daerah asalnya karena telah selesai menjalani hukuman, jumlah pindah pada bulan ini sebanyak 57 orang," katanya.
Di Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, kata dia, 36 pemilih juga dicoret karena pindah ke daerah lain. Kemudian, di Kecamatan Tebing pemilih yang pindah dan dicoret sebanyak 52 orang.
Total pemilih yang pindah selama Februari sebanyak 163 orang.
Dijelaskannya, jumlah pemilih dalam DPT hasil perbaikan periode Februari pada setiap kecamatan, antara lain di Kecamatan Karimun 33.008 orang dengan 91 TPS, rinciannya laki-laki 16.767 orang dan perempuan 16.241, di Buru 7.622 orang dengan 24 TPS, laki-laki 3.936 orang dan perempuan 3.686 orang, di Moro 13.201 orang dengan 58 TPS, laki-laki 6.844 orang dan perempuan 6.357 orang.
Di Kecamatan Durai 4.524 orang dengan 18 TPS, laki-laki 2.323 orang dan perempuan 2.201 orang, di Kundur 22.175 orang dengan 65 TPS, laki-laki 11.079 orang dan perempuan 11.096 orang, di Kundur Utara sebanyak 8.862 dengan 26 TPS, laki-laki 4.650 dan perempuan 4.212 orang, di Kundur Barat 12.862 dengan 35 TPS, laki-laki 6.615 orang dan perempuan 6.247 orang.
Selanjutnya, di Kecamatan Meral sebanyak 28.244 orang dengan 70 TPS, terdiri atas laki-laki 14.549 orang dan perempuan 13.695 orang, Kecamatan Tebing 16.793 orang dengan 44 TPS, terdiri atas laki-laki 8.536 orang dan perempuan 8.257 orang, di Belat sebanyak 5.166 orang dengan 20 TPS, rinciannya laki-laki 2.692 orang dan perempuan 2.474 orang dan di Kecamatan Ungar sebanyak 4.426 dengan 17 TPS dengan rincian laki-laki 2.236 orang dan perempuan 2.190 orang.
Ia mengatakan, pengurangan jumlah pemilih itu sudah disosialisasikan kepada pengurus partai politik dan Panwaslu.
Perbaikan DPT, kata dia lagi, akan terus dilakukan hingga H-15 sehingga jumlah pemilih benar-benar akurat.
Pemilih Khusus
Sedangkan jumlah pemilih yang dicatat dalam daftar pemilih khusus (DPK), Ahmad Sulton menjelaskan hingga Februari tercatat sebanyak 413 orang, meningkat dibandingkan Januari sebanyak 118 orang.
Menurut dia, penambahan pemilih khusus terbanyak berasal dari Kecamatan Kundur 153 orang, Karimun 113 orang, Tebing 43 orang, Meral Barat 40 orang, Kundur Utara 32 orang, Ungar dan Kecamatan Kundur Barat masing-masing 7 orang.
Pemilih khusus, jelas dia, adalah pemilih yang tidak tercatat dalam DPT yang diperbarui setiap bulan menjelang H-14 pemungutan suara.
"Warga yang punya KTP maupun tidak asal mengantongi surat keterangan domisili dari RT dapat dicatat sebagai pemilih khusus," kata dia.
Ia mengimbau kepada partai politik untuk memantau konstituennya yang belum tercatat dalam DPT untuk dimasukkan dalam DPK.
"Untuk nama-nama pemilih yang sudah tercatat silakan lihat pada staf KPU," kata Ahmad Sulton. (Antara)
Editor: Miskudin Taufik
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
